home global news

Mengejutkan! Dulu Dicopot dari Jabatan Militer, Kini Prabowo Angkat Wiranto Jadi Penasihat: Kisah Lengkap Perjalanan Politik Dua Jenderal

Kamis, 24 Oktober 2024 - 14:16 WIB
Mengejutkan! Dulu Dicopot dari Jabatan Militer, Kini Prabowo Angkat Wiranto Jadi Penasihat: Kisah Lengkap Perjalanan Politik Dua Jenderal
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dari rival menjadi rekan kerja, perjalanan hubungan Prabowo Subianto dan Wiranto menjadi potret menarik dinamika politik Indonesia. Keputusan mengejutkan Presiden Prabowo mengangkat Wiranto sebagai Penasihat Khusus Presiden menuai perhatian publik, mengingat sejarah ketegangan mereka di masa lalu. Mari kita telusuri kisah lengkap perjalanan dua tokoh militer ini.

Drama Mei 1998: Momen Pencopotan yang Menggemparkan

Mei 1998 menjadi saksi bisu pergolakan politik yang mengubah wajah Indonesia. Di tengah gejolak reformasi dan lengsernya Presiden Soeharto, sebuah drama internal militer tengah berlangsung. Prabowo Subianto, yang saat itu menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), harus menerima kenyataan pahit ketika jabatannya dicopot.

Pencopotan ini terjadi dalam situasi yang sangat tegang. Wiranto, yang menjabat sebagai Panglima ABRI, melaporkan kepada Presiden BJ Habibie bahwa Prabowo telah melakukan pergerakan pasukan tanpa koordinasi dan otorisasi yang diperlukan. Laporan ini bukan hal sepele mengingat situasi politik yang sedang bergejolak saat itu.

Presiden Habibie, yang baru saja mengambil alih tampuk kepemimpinan, bertindak tegas. Beliau memerintahkan agar Prabowo segera diganti sebelum matahari terbenam hari itu juga. Keputusan ini diambil untuk mencegah potensi eskalasi krisis yang lebih besar.

Kontroversi di Balik Pencopotan

Pencopotan Prabowo tidak lepas dari isu sensitif yang melingkupinya. Satgas Mawar, unit di bawah Kopassus yang berada dalam komando Prabowo, diduga terlibat dalam penculikan sejumlah aktivis pro-demokrasi. Wiranto, sebagai Panglima ABRI, mengambil langkah strategis dengan mengusulkan Letnan Jenderal Johny Lumintang sebagai pengganti sementara Pangkostrad.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya