home edukasi & pesantren

MUI Goes To Campus, Dorong Kampus Jadi Penggerak Etika Bermedia Sosial

Selasa, 29 Oktober 2024 - 11:00 WIB
ilustrasi
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar program Goes to Campus untuk mendorong etika bermuamalah di media sosial. Salah satu kampus yang dikunjungi adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

enurut Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Infokom, Asrori S. Karni, kegiatan ini kolaborasi antara MUI dan UIN Jakarta. Menurutnya, banyak aspek yang penting untuk dicermati terkait etika digital.

“MUI telah mengeluarkan Fatwa Nomor 24 Tahun 2017 tentang Bermuamalah di Media Sosial yang memberikan pedoman agar tidak menyebarkan informasi yang tidak valid, seperti berita hoax dan fitnah, ” ujarnya di dalam Studium General Digital Ethic di Ruang Teater Fakultas IImu Dakwah dan Ilmu Komunikasi (Fidkom) UIN Jakarta.

Dia mengatakan, fatwa tersebut memberi panduan agar tidak melakukan namimah (adu domba), ujaran kebencian, bullying, menyebarkan materi pornografi dan kemaksiatan, serta melakukan segala hal yang terlarang secara syar’i.

Baca juga:Pasangan Pengantin Dibekali Cara Handle Konflik Keluarga

“Kita ingin menggali update dan telaah akademik, kita bisa berkolaborasi agar mendorong aspek etik di medsos, kita pegang ini untuk mengerem pelanggaran etik di medsos, dengan begitu penggunaan media sosial bisa lebih optimal dengan cara yang efektif, efisien, dan terukur,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Infokom MUI, Idy Muzayyad menyampaikan, pendidikan dan literasi terkait digital etik ini sangat penting. Fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang Bermuamalah di Media Sosial menurutnya patut menjadi rujukan. Idy mengatakan, sebagai elemen masyarakat, MUI hanya bisa memberikan panduan dan pengawasan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya