Maaliki Istiglal Amuskan, Mahasiswa UMS Harumkan Indonesia pada Ajang Pencak Silat di Uzbekistan
Tim langit 7
Kamis, 31 Oktober 2024 - 14:30 WIB
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Maaliki Istiglal Amuskan
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Maaliki Istiglal Amuskan, mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional dalam ajang 8th Asian Pencak Silat Championship 2024.
Dalam ajang di Bukhara Sports Complex, Uzbekistan pada 7 -16 Oktober 2024 itu, Maaliki meraih Medali Perunggu di Kelas B Putra setelah menumbangkan India di Babak Perempat Final.
“Saat melawan India, pada menit pertengahan di babak kedua, wasit menghentikan pertandingan karena official dari India melempar handuk putih,” tuturnya.
Ia didampingi 5 pelatih, di antaranya Leonard Boymau dari NTT dan Indro Catur Haryono dari Jawa Tengah. Maalik mengaku harus beradaptasi dengan cuaca Uzbekistan yang dingin terlebih dahulu.
Baca juga:Menata Kebijakan Dikdasmen, Abdul Mu'ti Lebih Banyak Mendengar Aspirasi Masyarakat
“Pertandingan ini adalah pengalaman saya bertanding di luar negeri, jadi perlu adaptasi dulu sebelum bertanding, karena suhu di sana delapan derajat celcius,” ungkapnya.
Pada kejuaraan itu, Kelas B diikuti oleh 8 peserta terpilih dari berbagai negara, antara lain: India, Filipina, Singapura, Malaysia, Kazakhstan, Uzbekistan, dan Indonesia.
Dalam ajang di Bukhara Sports Complex, Uzbekistan pada 7 -16 Oktober 2024 itu, Maaliki meraih Medali Perunggu di Kelas B Putra setelah menumbangkan India di Babak Perempat Final.
“Saat melawan India, pada menit pertengahan di babak kedua, wasit menghentikan pertandingan karena official dari India melempar handuk putih,” tuturnya.
Ia didampingi 5 pelatih, di antaranya Leonard Boymau dari NTT dan Indro Catur Haryono dari Jawa Tengah. Maalik mengaku harus beradaptasi dengan cuaca Uzbekistan yang dingin terlebih dahulu.
Baca juga:Menata Kebijakan Dikdasmen, Abdul Mu'ti Lebih Banyak Mendengar Aspirasi Masyarakat
“Pertandingan ini adalah pengalaman saya bertanding di luar negeri, jadi perlu adaptasi dulu sebelum bertanding, karena suhu di sana delapan derajat celcius,” ungkapnya.
Pada kejuaraan itu, Kelas B diikuti oleh 8 peserta terpilih dari berbagai negara, antara lain: India, Filipina, Singapura, Malaysia, Kazakhstan, Uzbekistan, dan Indonesia.