Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon Usai Pembicaraan Trump-Netanyahu
Nabil
Kamis, 07 November 2024 - 11:43 WIB
Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon Usai Pembicaraan Trump-Netanyahu
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Israel melancarkan serangan baru ke Beirut selatan pada Kamis dini hari, beberapa jam setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan presiden terpilih AS Donald Trump membahas tentang "ancaman Iran."
Perdana Menteri Israel menjadi salah satu pemimpin dunia pertama yang mengucapkan selamat kepada Trump, menyebut kemenangannya sebagai "comeback terbesar dalam sejarah."
Melalui telepon pada hari Rabu, keduanya "sepakat untuk bekerja sama demi keamanan Israel" dan "membahas ancaman Iran," demikian pernyataan dari kantor Netanyahu.
Baca juga: Netanyahu Bahas Ancaman Iran dengan Trump, Situasi Perang Gaza-Lebanon Memanas
Tak lama setelah itu, militer Israel melancarkan serangan terbarunya ke basis utama Hizbullah yang didukung Iran di Beirut selatan, dengan footage media menunjukkan kilatan oranye dan kepulan asap di atas kawasan padat penduduk tersebut.
Tentara Israel sebelumnya telah mengeluarkan perintah evakuasi, meminta warga meninggalkan empat lingkungan, termasuk satu yang dekat dengan bandara internasional.
Di Lebanon timur, kementerian kesehatan negara itu menyatakan serangan Israel pada hari Rabu menewaskan 40 orang, dengan tim penyelamat menyisir puing-puing mencari korban selamat.
Perdana Menteri Israel menjadi salah satu pemimpin dunia pertama yang mengucapkan selamat kepada Trump, menyebut kemenangannya sebagai "comeback terbesar dalam sejarah."
Melalui telepon pada hari Rabu, keduanya "sepakat untuk bekerja sama demi keamanan Israel" dan "membahas ancaman Iran," demikian pernyataan dari kantor Netanyahu.
Baca juga: Netanyahu Bahas Ancaman Iran dengan Trump, Situasi Perang Gaza-Lebanon Memanas
Tak lama setelah itu, militer Israel melancarkan serangan terbarunya ke basis utama Hizbullah yang didukung Iran di Beirut selatan, dengan footage media menunjukkan kilatan oranye dan kepulan asap di atas kawasan padat penduduk tersebut.
Tentara Israel sebelumnya telah mengeluarkan perintah evakuasi, meminta warga meninggalkan empat lingkungan, termasuk satu yang dekat dengan bandara internasional.
Di Lebanon timur, kementerian kesehatan negara itu menyatakan serangan Israel pada hari Rabu menewaskan 40 orang, dengan tim penyelamat menyisir puing-puing mencari korban selamat.