Rachmat Gobel Bikin Syukuran Buat Sahabatnya, Budi Karya Karena Dapat Penghargaan dari Kaisar Jepang
Tim langit 7
Sabtu, 09 November 2024 - 07:00 WIB
Rachmat Gobel Bikin Syukuran Buat Sahabatnya, Budi Karya Karena Dapat Penghargaan dari Kaisar Jepang
LANGIT7.ID-Jakarta;Merasa bangga sahabat dekatnya, mantan Menhub, Budi Karya Sumadi mendapat penghargaan bergengsi dari pemerintah Jepang "The Order of The Rising Sun, Gold and Silver Star" untuk musim gugur 2024 di Tokyo, Rabu(6/11/2024), Ketua Persahabatan Indonesia-Jepang, Rachmat Gobel membuat syukuran atas penghargaan tersebut.
Syukuran digelar terbatas di Plataran, Menteng, jumat (8/11/2024) dengan mengundang mitra kerja di DPR dan para wartawan senior.
Budi Karya dalam sambutan pendeknya mengakui, penghargaan yang ia terima sangat istimewa. Lebih istimewa lagi, mantan menteri ini ketika menerima penghargaan diistimewakan oleh Kaisar Jepang. Salah satu indikasinya, dari 108 penerima penghargaan, Budi Karya didekati secara khusus oleh Kaisar dan diajak bicara selama tiga menit. Sementara yang lain hanya mendapatkan salaman."Ini bener bener istimewa," ujar Budi bangga.
Baca juga: Gobel: Penggunaan Produk Dalam Negeri Wujud Nasionalisme
Apa yang disampaikan Budi dibenarkan Rachmat Gobel."Benar yang dibilang Pak Budi. Dalam aturan Kekaisaran, nggak ada dan gak boleh Kaisar ngobrol lama begitu. Aturannya hanya boleh salaman. Makanya Pak Budi ini super istimewa," ujar Gobel menguatkan.
Menurut Gobel, Budi Karya bisa menjadi simbol penguatan hubungan Indonesia-Jepang karena selama menjabat menteri memberi support terhadap proyek proyek Jepang yang dibangun di Indonesia. "Jadi kalau bicara kepercayaan, Pak Budi ini sangat dipercaya Jepang. Jepang gak gampang percaya sama orang. Kalau Pak Budi ini, bisa jadi kunci untuk bicara dengan Jepang," katanya.
Yang menjadi alasan mengapa Budi Karya mendapat penghargaan bergengsi itu, karena ada beberapa proyek Jepang yang terus dikawal sampai bisa memberi manfaat untuk transportasi di Indonesia. Yang sangat jelas salah satu proyek kerja sama dengan Jepang, Mass Rapid Transit (MRT), mampu mengubah budaya perkeretaapian Indonesia.
Syukuran digelar terbatas di Plataran, Menteng, jumat (8/11/2024) dengan mengundang mitra kerja di DPR dan para wartawan senior.
Budi Karya dalam sambutan pendeknya mengakui, penghargaan yang ia terima sangat istimewa. Lebih istimewa lagi, mantan menteri ini ketika menerima penghargaan diistimewakan oleh Kaisar Jepang. Salah satu indikasinya, dari 108 penerima penghargaan, Budi Karya didekati secara khusus oleh Kaisar dan diajak bicara selama tiga menit. Sementara yang lain hanya mendapatkan salaman."Ini bener bener istimewa," ujar Budi bangga.
Baca juga: Gobel: Penggunaan Produk Dalam Negeri Wujud Nasionalisme
Apa yang disampaikan Budi dibenarkan Rachmat Gobel."Benar yang dibilang Pak Budi. Dalam aturan Kekaisaran, nggak ada dan gak boleh Kaisar ngobrol lama begitu. Aturannya hanya boleh salaman. Makanya Pak Budi ini super istimewa," ujar Gobel menguatkan.
Menurut Gobel, Budi Karya bisa menjadi simbol penguatan hubungan Indonesia-Jepang karena selama menjabat menteri memberi support terhadap proyek proyek Jepang yang dibangun di Indonesia. "Jadi kalau bicara kepercayaan, Pak Budi ini sangat dipercaya Jepang. Jepang gak gampang percaya sama orang. Kalau Pak Budi ini, bisa jadi kunci untuk bicara dengan Jepang," katanya.
Yang menjadi alasan mengapa Budi Karya mendapat penghargaan bergengsi itu, karena ada beberapa proyek Jepang yang terus dikawal sampai bisa memberi manfaat untuk transportasi di Indonesia. Yang sangat jelas salah satu proyek kerja sama dengan Jepang, Mass Rapid Transit (MRT), mampu mengubah budaya perkeretaapian Indonesia.