Aksi Damai Berujung Kekerasan, Polisi Amsterdam Tangkap Massa Pro-Palestina
Nabil
Senin, 11 November 2024 - 06:56 WIB
Aksi Damai Berujung Kekerasan, Polisi Amsterdam Tangkap Massa Pro-Palestina
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kepolisian Belanda telah menangkap lebih dari 100 demonstran pro-Palestina di Amsterdam setelah mereka menentang larangan demonstrasi yang diberlakukan menyusul bentrokan antara penggemar sepak bola Israel dan warga kota.
Pada Minggu pagi, Pengadilan Distrik Amsterdam menguatkan keputusan walikota untuk melarang protes di ibukota Belanda, tiga hari setelah kota ini diguncang kekerasan antara penggemar Maccabi Tel Aviv dan penduduk di beberapa wilayah.
Namun ratusan demonstran mengabaikan larangan tersebut dengan berkumpul di Dam Square Amsterdam pada hari Minggu, menyerukan tuntutan mengakhiri perang Israel di Gaza dan meneriakkan slogan "Bebaskan Palestina".
Baca juga: Brutal! Pemukim Israel Serang Petani Zaitun Palestina, Panen Dirampas dan Rumah Dirusak
Polisi anti huru-hara turun tangan menghadapi para demonstran pada sore hari, tak lama setelah pengadilan menguatkan larangan protes tersebut.
Melaporkan dari Amsterdam, wartawan media internasional menyampaikan bahwa bahkan wisatawan di Dam Square terkejut dengan respons polisi yang agresif termasuk penanganan kasar terhadap demonstran damai.
"Saya melihat wisatawan dari India yang mengenakan keffiyeh juga diperiksa. Mereka tampak terintimidasi oleh polisi dan tidak mengerti apa yang sedang terjadi," ujarnya.
Pada Minggu pagi, Pengadilan Distrik Amsterdam menguatkan keputusan walikota untuk melarang protes di ibukota Belanda, tiga hari setelah kota ini diguncang kekerasan antara penggemar Maccabi Tel Aviv dan penduduk di beberapa wilayah.
Namun ratusan demonstran mengabaikan larangan tersebut dengan berkumpul di Dam Square Amsterdam pada hari Minggu, menyerukan tuntutan mengakhiri perang Israel di Gaza dan meneriakkan slogan "Bebaskan Palestina".
Baca juga: Brutal! Pemukim Israel Serang Petani Zaitun Palestina, Panen Dirampas dan Rumah Dirusak
Polisi anti huru-hara turun tangan menghadapi para demonstran pada sore hari, tak lama setelah pengadilan menguatkan larangan protes tersebut.
Melaporkan dari Amsterdam, wartawan media internasional menyampaikan bahwa bahkan wisatawan di Dam Square terkejut dengan respons polisi yang agresif termasuk penanganan kasar terhadap demonstran damai.
"Saya melihat wisatawan dari India yang mengenakan keffiyeh juga diperiksa. Mereka tampak terintimidasi oleh polisi dan tidak mengerti apa yang sedang terjadi," ujarnya.