LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pemukim Israel melancarkan serangan terhadap rumah-rumah warga Palestina di kota Yasuf, Tepi Barat yang diduduki, demikian disampaikan pejabat setempat kepada media Palestina pada Minggu.
Kepala dewan desa Wa'el Abu Madi menyatakan puluhan pemukim melemparkan batu ke rumah warga, menghancurkan jendela dan pintu.
Di kawasan al-Qanub, Hebron, para pemukim menyerang petani Palestina dan mencuri hasil panen zaitun mereka. Mohammed Abdul Hamid Shalaldeh, salah satu petani, menuturkan bahwa pemukim bersenjata memaksa dia dan petani lainnya meninggalkan kebun zaitun mereka sebelum mencuri seluruh hasil panen.
Baca juga:
MENCEKAM! Serangan Israel di Gaza Utara Tewaskan 13 Anak-anak, Kondisi Pengungsi KritisShalaldeh menambahkan, pasukan Israel juga menghancurkan rumah-rumah dan tenda milik keluarga petani dalam upaya mengusir mereka dari wilayah tersebut.
Sejak dimulainya musim panen zaitun pada Oktober lalu, pemukim Israel telah melakukan berbagai serangan terhadap petani Palestina yang sedang memanen zaitun.
Awal bulan ini, Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman melaporkan bahwa warga Israel telah melancarkan 360 serangan selama sebulan terakhir, terutama di sekitar Nablus.
Serangan tersebut termasuk pencabutan 1.401 pohon, menghalangi petani Palestina mengakses lahan mereka, dan pencurian hasil panen zaitun. Para pemukim juga mencuri peralatan panen dan kendaraan milik warga Palestina.
Baca juga:
Miris! Susan Sarandon Diblacklist Hollywood Gara-gara Dukung PalestinaPemukim dan tentara Israel telah meningkatkan serangan terhadap warga Palestina sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada Oktober 2023.
Pasukan dan pemukim Israel telah menewaskan sedikitnya 760 warga Palestina di wilayah pendudukan sejak Oktober 2023, dan 6.300 lainnya mengalami luka-luka.
Lebih dari 11.600 warga Palestina ditahan dalam periode tersebut, termasuk jurnalis, anak-anak dan mantan tahanan, menurut Perhimpunan Tahanan Palestina.
(lam)