11 Nasihat KH Hasyim Asy’ari Saat Pidato di Hadapan Presiden Soekarno
Tim langit 7
Kamis, 14 November 2024 - 04:00 WIB
Hadratussyekh KH Hasyim Ayaari (kiri) dan Presiden Soekarno (Foto: NU Online/Aceng Darta)
Rais Akbar NU Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pernah berpidato di hadapan Presiden Soekarno pada Konperensi Para Alim Ulama Seluruh Djawa dan Madoera di Kediri, 14-15 Mei 1947.
Dalam kesempatan itu, KH Hasyim Asy’ari, menyampaikan pidato dengan judul “Hak dan Kewadjiban Kepala Negara terhadap Rakjat dan Hak dan Kewadjiban Rakjat Terhadap Kepala Negara”.
Dalam pidato yang termuat di buku “Peringatan Konperensi Para Alim Ulama Seluruh Djawa dan Madoera” yang diterbitkan Kementerian Agama bahagian Penjiaran dan Penerangan Jogjakarta itu, mengulas apa yang harus dilakukan seorang pemimpin.
Baca juga:Anugerah Penyiaran Jatim 2024, Sematkan Lifetime Achievement Award pada Bung Tomo dan KH Hasyim Asy'ari
Mengutip NU Online, ada sebelas hal yang disampaikan pendiri Pesantren Tebuireng itu. Berikut adalah nasehat tersebut disalin sebagaimana teks aslinya:
1. Kepala Negara harus bergiat dengan sungguh2 mendjaga agama Islam dan memelihara hak2 rakjat dan ketentraman djiwa serta
harta bendanja.
Dalam kesempatan itu, KH Hasyim Asy’ari, menyampaikan pidato dengan judul “Hak dan Kewadjiban Kepala Negara terhadap Rakjat dan Hak dan Kewadjiban Rakjat Terhadap Kepala Negara”.
Dalam pidato yang termuat di buku “Peringatan Konperensi Para Alim Ulama Seluruh Djawa dan Madoera” yang diterbitkan Kementerian Agama bahagian Penjiaran dan Penerangan Jogjakarta itu, mengulas apa yang harus dilakukan seorang pemimpin.
Baca juga:Anugerah Penyiaran Jatim 2024, Sematkan Lifetime Achievement Award pada Bung Tomo dan KH Hasyim Asy'ari
Mengutip NU Online, ada sebelas hal yang disampaikan pendiri Pesantren Tebuireng itu. Berikut adalah nasehat tersebut disalin sebagaimana teks aslinya:
1. Kepala Negara harus bergiat dengan sungguh2 mendjaga agama Islam dan memelihara hak2 rakjat dan ketentraman djiwa serta
harta bendanja.