home otomotif

Tesla Cybertruck Kembali Ditarik dari Pasaran, Ada Apa dengan Mobil Listrik Futuristik Ini?

Sabtu, 16 November 2024 - 16:40 WIB
Tesla Cybertruck Kembali Ditarik dari Pasaran, Ada Apa dengan Mobil Listrik Futuristik Ini?
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Tesla kembali menarik Cybertruck dari pasaran untuk yang keenam kalinya tahun ini. Masalah potensial pada drive inverter dapat menyebabkan beberapa unit mobil berhenti menghasilkan torsi, yang mengakibatkan hilangnya daya propulsi secara tiba-tiba dan meningkatkan risiko kecelakaan. Penarikan ini mempengaruhi 2.431 unit Cybertruck yang diproduksi dengan transistor efek medan semikonduktor logam-oksida (MOSFET) antara 6 November 2023 hingga 30 Juli 2024.

Masalah ini bisa terjadi tanpa peringatan saat pedal gas gagal menggerakkan kendaraan. Namun, ketika masalah terjadi, pesan peringatan akan muncul di layar display yang menginstruksikan pengemudi untuk menepi.

"Tidak ada peringatan sebelum hilangnya propulsi," kata Tesla dalam laporan penarikan NHTSA. "Namun, ketika pengemudi kehilangan kemampuan untuk menghasilkan torsi, mereka akan segera menerima peringatan visual di antarmuka pengguna, dengan instruksi untuk menepikan kendaraan ke sisi jalan dengan aman."

Tesla mulai menyelidiki masalah inverter pada 5 Agustus 2024, setelah menginvestigasi keluhan pelanggan tentang kendaraan mereka yang tiba-tiba kehilangan propulsi beberapa hari sebelumnya. Produsen mobil tersebut kemudian menganalisis data lapangan sebelum mengidentifikasi peningkatan tingkat kegagalan pada drive inverter yang dilengkapi dengan komponen MOSFET.

Tesla akan mengganti drive inverter di kendaraan yang terdampak dengan yang memiliki MOSFET yang berfungsi dengan baik. Produsen mobil tidak menjelaskan masalah spesifik pada komponen yang menyebabkan masalah propulsi tersebut. Laporan Penarikan Keselamatan mencatat bahwa Tesla tidak mengetahui adanya tabrakan, cedera, atau korban jiwa terkait masalah ini.

Seperti disebutkan, ini adalah penarikan Cybertruck yang keenam tahun ini. Penarikan sebelumnya merespons masalah fisik seperti wiper kaca depan yang rusak—yang melibatkan 11.688 unit—trim yang longgar, atau masalah pedal gas.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya