Langkah Besar Kemendikdasmen, Festival Bahasa Banjar Masuk Manajemen Talenta Nasional
Nabil
Ahad, 17 November 2024 - 17:17 WIB
Langkah Besar Kemendikdasmen, Festival Bahasa Banjar Masuk Manajemen Talenta Nasional
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), menggelar Puncak Perayaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Banjar pada 11 s.d. 14 November 2024 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Jenis perlombaan pada FTBI Banjar Tahun 2024 ini meliputi: lomba menulis cerita pendek, menulis puisi, lomba bakisah, lomba bapandung, dan lomba berpidato. Seluruh jenis perlombaan untuk jenjang sekolah dasar dan menengah.
Hadir secara daring, Kepala Pusat Pelindungan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo, mengungkapkan bahwa FTBI yang diselenggarakan ini telah masuk dalam manajemen talenta nasional. “Sehingga para juara FTBI berhak mendapatkan pengakuan dan serifikasi setara dengan pemenang olimpiade sains, matematika, seni budaya dan lain-lainnya yang digagas oleh Pusat Prestasi Nasional,” ucap Imam, dalam keterangan resmi,dikutip Minggu(17/11/2024).
“Harapannya tunas-tunas bahasa ini merasa bangga dan percaya diri dalam menggunakan bahasa daerahnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Khatimah, menyampaikan bahwa sebagai generasi penerus, seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak memiliki tanggung jawab besar untuk tetap mempertahankan dan mengembangkan bahasa daerah.
“Melalui kegiatan seperti FTBI ini, kita tidak hanya mengenalkan bahasa dan sastra daerah kepada generasi muda, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa cinta budaya dalam diri mereka,” kata Husnul yang hadir mewakili Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan.
Husnul berharap, pelaksanaan festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan semakin banyak partisipasi dari generasi muda. “Melalui upaya kolektif ini, kita bisa memastikan bahwa Bahasa Banjar akan terus hidup dan berkembang, sehingga anak cucu kita kelak dapat mengenal dan mencintai identitas budaya yang mereka miliki,” tuturnya.
Jenis perlombaan pada FTBI Banjar Tahun 2024 ini meliputi: lomba menulis cerita pendek, menulis puisi, lomba bakisah, lomba bapandung, dan lomba berpidato. Seluruh jenis perlombaan untuk jenjang sekolah dasar dan menengah.
Hadir secara daring, Kepala Pusat Pelindungan Bahasa dan Sastra, Imam Budi Utomo, mengungkapkan bahwa FTBI yang diselenggarakan ini telah masuk dalam manajemen talenta nasional. “Sehingga para juara FTBI berhak mendapatkan pengakuan dan serifikasi setara dengan pemenang olimpiade sains, matematika, seni budaya dan lain-lainnya yang digagas oleh Pusat Prestasi Nasional,” ucap Imam, dalam keterangan resmi,dikutip Minggu(17/11/2024).
“Harapannya tunas-tunas bahasa ini merasa bangga dan percaya diri dalam menggunakan bahasa daerahnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Khatimah, menyampaikan bahwa sebagai generasi penerus, seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak memiliki tanggung jawab besar untuk tetap mempertahankan dan mengembangkan bahasa daerah.
“Melalui kegiatan seperti FTBI ini, kita tidak hanya mengenalkan bahasa dan sastra daerah kepada generasi muda, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa cinta budaya dalam diri mereka,” kata Husnul yang hadir mewakili Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan.
Husnul berharap, pelaksanaan festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan semakin banyak partisipasi dari generasi muda. “Melalui upaya kolektif ini, kita bisa memastikan bahwa Bahasa Banjar akan terus hidup dan berkembang, sehingga anak cucu kita kelak dapat mengenal dan mencintai identitas budaya yang mereka miliki,” tuturnya.