Ulama Iran Serukan Fatwa Jihad untuk Palestina, Desak Perlawanan Bersenjata Lawan Israel
Nabil
Senin, 18 November 2024 - 07:24 WIB
Ulama Iran Serukan Fatwa Jihad untuk Palestina, Desak Perlawanan Bersenjata Lawan Israel
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam surat terbuka yang dirilis hari Minggu, para ulama Sunni Iran menyerukan agar pemimpin agama di kawasan mengambil tindakan nyata, karena pemerintah dan politisi regional menolak melakukan apapun untuk membela Palestina.
Para ulama secara khusus mendesak pemimpin agama Yordania dan Mesir untuk memobilisasi pemuda dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Mereka juga mendorong perlawanan bersenjata terhadap Israel, terlepas dari tekanan pemerintah.
Setelah lebih dari setahun kekerasan Israel yang tak henti-henti, sebagian besar wilayah Gaza yang terkepung kini hancur dengan lebih dari 43.000 warga sipil tewas akibat serangan rezim tersebut. Israel juga telah memperluas perangnya ke wilayah sekitar termasuk Lebanon, Suriah, dan Iran.
Baca juga: Paus Fransiskus Desak Penyelidikan Dugaan Genosida di Gaza, Ini Alasannya!
Dalam surat tersebut, para ulama menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh pemimpin agama di berbagai negara Islam termasuk Arab Saudi, Mesir, Yordania, Tunisia, Irak, Suriah, Qatar, UEA, Turki, dan negara lainnya.
Para ulama menegaskan bahwa di tanah suci kiblat pertama umat Islam—Palestina, khususnya di wilayah Gaza yang tangguh—dunia menyaksikan kejahatan keji yang dilakukan oleh rezim Zionis, dengan dukungan Amerika.
Mereka juga menyoroti terjadinya genosida etnis dan pengusiran paksa di Gaza melalui serangkaian peristiwa tragis dan mengejutkan. Selama setahun terakhir, sejak Operasi Badai Al-Aqsa, berbagai sikap para ulama Islam mengenai peristiwa di Al-Quds dan Gaza telah mendapat dukungan luas.
Para ulama secara khusus mendesak pemimpin agama Yordania dan Mesir untuk memobilisasi pemuda dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Mereka juga mendorong perlawanan bersenjata terhadap Israel, terlepas dari tekanan pemerintah.
Setelah lebih dari setahun kekerasan Israel yang tak henti-henti, sebagian besar wilayah Gaza yang terkepung kini hancur dengan lebih dari 43.000 warga sipil tewas akibat serangan rezim tersebut. Israel juga telah memperluas perangnya ke wilayah sekitar termasuk Lebanon, Suriah, dan Iran.
Baca juga: Paus Fransiskus Desak Penyelidikan Dugaan Genosida di Gaza, Ini Alasannya!
Dalam surat tersebut, para ulama menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh pemimpin agama di berbagai negara Islam termasuk Arab Saudi, Mesir, Yordania, Tunisia, Irak, Suriah, Qatar, UEA, Turki, dan negara lainnya.
Para ulama menegaskan bahwa di tanah suci kiblat pertama umat Islam—Palestina, khususnya di wilayah Gaza yang tangguh—dunia menyaksikan kejahatan keji yang dilakukan oleh rezim Zionis, dengan dukungan Amerika.
Mereka juga menyoroti terjadinya genosida etnis dan pengusiran paksa di Gaza melalui serangkaian peristiwa tragis dan mengejutkan. Selama setahun terakhir, sejak Operasi Badai Al-Aqsa, berbagai sikap para ulama Islam mengenai peristiwa di Al-Quds dan Gaza telah mendapat dukungan luas.