home global news

BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi pada Akhir 2024

Selasa, 19 November 2024 - 07:59 WIB
ilustrasi
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan November hingga Desember dan 2025 terjadi peningkatan potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, hingga angin kencang. Kondisi ini terjadi akibat curah hujan yang diprediksi lebih tinggi dari biasanya.

Keadaan ini dipengaruhi oleh fenomena iklim global dan regional yang terjadi sepanjang tahun. Hal ini disampaikan saat Sosialisasi potensi bencana Hidrometeorologi dalam Rapat Koordinasi Inflasi di Kantor Kemendagri.

Plt. Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan, beberapa faktor utama yang mempengaruhi cuaca dan iklim di Indonesia pada tahun 2025 adalah penyimpangan suhu muka laut di Samudra Pasifik, Samudra Hindia, dan perairan Indonesia.

Penyimpangan suhu di wilayah ini berhubungan erat dengan fenomena La Nina, yang menyebabkan peningkatan curah hujan di Indonesia. Selain itu, fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) juga mempengaruhi distribusi hujan di wilayah Indonesia.

Baca juga:Dorong UKM Binaan Naik Kelas, Jasa Marga Beri Pelatihan Digital Marketing

"Fenomena La Nina yang lemah diperkirakan akan berlanjut hingga awal tahun 2025, menyebabkan suhu perairan Indonesia lebih hangat dari rata-rata, yang pada gilirannya meningkatkan pembentukan awan hujan," ujarnya.

Proyeksi ini juga mengindikasikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan tinggi pada 2025.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya