Dewan Keamanan PBB Desak Bantuan Darurat ke Gaza, Situasi Semakin Memburuk!
Nabil
Selasa, 19 November 2024 - 08:46 WIB
Dewan Keamanan PBB Desak Bantuan Darurat ke Gaza, Situasi Semakin Memburuk!
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pada hari Senin, anggota Dewan Keamanan PBB mendesak peningkatan bantuan segera untuk mencapai warga yang membutuhkan di Gaza yang dikepung Israel, sembari memperingatkan bahwa situasi di wilayah Palestina tersebut semakin memburuk.
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menegaskan perlunya "peningkatan bantuan yang sangat besar" ke Gaza, di mana sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya telah mengungsi. Menurut pejabat kesehatan di wilayah pesisir tersebut, lebih dari 43.922 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel terhadap Hamas yang telah berlangsung selama 13 bulan.
"Situasinya sangat memprihatinkan, dan sejujurnya, sulit dipahami, dan malah semakin memburuk," ujar Lammy. "Musim dingin telah tiba. Kelaparan sudah di depan mata, dan setelah 400 hari perang, sangat tidak bisa diterima bahwa pengiriman bantuan ke Gaza justru semakin sulit."
Baca juga: Senat AS Siap Blokir Penjualan Senjata ke Israel, Ini Dampaknya untuk Palestina!
Perang ini pecah setelah pejuang Hamas menyerang Israel pada Oktober tahun lalu, menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut data Israel.
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa Washington sedang mengawasi dengan ketat tindakan Israel untuk memperbaiki situasi warga Palestina dan berkomunikasi dengan pemerintah Israel setiap hari.
"Israel juga harus segera mengambil langkah tambahan untuk meringankan situasi kemanusiaan yang sangat buruk di Gaza," katanya.
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy menegaskan perlunya "peningkatan bantuan yang sangat besar" ke Gaza, di mana sebagian besar dari 2,3 juta penduduknya telah mengungsi. Menurut pejabat kesehatan di wilayah pesisir tersebut, lebih dari 43.922 warga Palestina telah tewas dalam serangan Israel terhadap Hamas yang telah berlangsung selama 13 bulan.
"Situasinya sangat memprihatinkan, dan sejujurnya, sulit dipahami, dan malah semakin memburuk," ujar Lammy. "Musim dingin telah tiba. Kelaparan sudah di depan mata, dan setelah 400 hari perang, sangat tidak bisa diterima bahwa pengiriman bantuan ke Gaza justru semakin sulit."
Baca juga: Senat AS Siap Blokir Penjualan Senjata ke Israel, Ini Dampaknya untuk Palestina!
Perang ini pecah setelah pejuang Hamas menyerang Israel pada Oktober tahun lalu, menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut data Israel.
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa Washington sedang mengawasi dengan ketat tindakan Israel untuk memperbaiki situasi warga Palestina dan berkomunikasi dengan pemerintah Israel setiap hari.
"Israel juga harus segera mengambil langkah tambahan untuk meringankan situasi kemanusiaan yang sangat buruk di Gaza," katanya.