home edukasi & pesantren

Tips Mengurangi Distraksi Gadget agar Anak Bisa Konsentrasi Belajar

Kamis, 16 September 2021 - 06:59 WIB
ilustrasi orang tua menemani anak belajar (foto: langit7.id/istock)
Dokter spesialis kedokteran jiwa di Semen Padang Hospital, Dr dr Amel Yanis, Sp. KJ (K), membagikan tips agar anak bisa berkonsentrasi dalam belajar. Cara tersebut berkaitan dengan alat elektronik yang kini sudah sangat dekat dengan kehidupan anak.

Masalah konsentrasi belajar sering ditemui pada anak. Masalah itu dapat mempengaruhi capaian akademik anak serta penerimaan lingkungan. Maka, salah satu solusi untuk melatih konsentrasi anak adalah mematikan televisi dan handphone untuk mengurangi distraksi.

Anak gampang terdistraksi. Jika sedang melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi, maka orang tua harus membantu mereka untuk fokus dengan meminimalkan gangguan.

“Misalnya mematikan televisi, mengubah nada panggil ponsel menjadi getar dan bila akan menggunakan HP jangan di dekat mereka,” kata dr Amel, dikutip Antara, Kamis (16/9/2021).

Menurut dr Amel, anak memiliki masalah konsentrasi yang disertai dengan hiperaktif motoric serta perilaku yang impulsif. Jika demikian besar kemungkinan anak yang bersangkutan mengalami GPPH atau attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Pada anak dengan GPPH, masalah konsentrasi dan hiperaktivitas motorik serta impulsive telah muncul sebelum usia tujuh tahun dan telah terjadi selama paling sedikit enam bulan, muncul dalam berbagai situasi.

“Bila gejala ini muncul hanya pada situasi tertentu, lama terjadinya hanya beberapa minggu, misalnya dua atau tiga minggu, maka belum bisa disebut sebagai gangguan. Barangkali anak sehabis mengalami kejadian tertentu yang merupakan stressor, sehingga mempengaruhi perasaan dan perilaku anak,” kata dr Amel.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
belajar di rumah pendidikan anak ayah bunda
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya