Agar Anak Jadi Hafidz, Akrabkan Ia dengan Al-Qur'an Sejak Dini
Muhajirin
Kamis, 16 September 2021 - 13:21 WIB
ilustrasi seorang anak sedang mempelajari Al-Quran (foto: langit7.id/istock)
Siapa orang tua yang tak ingin memiliki anak penghafal Al-Qur’an?. Apalagi keutamaannya luar biasa. Seorang Hafidz Al-Qur'an bisa menganugerahkan mahkota kepada orang tuanya kelak.
Sebagaimana diriwayatkan oleh Muadz Al-Juhani Radhiyallahu ‘Anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda:
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ، أُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat.”
Memang mendidik anak menjadi seorang penghafal Al-Qur'an butuh perjuangan. Dengan Al-Qur’an di dalam dada dan pikiran, seorang anak akan senantiasa mengingat Allah dan takut berbuat dosa.
“Pertama ibu dan bapak memperbanyak berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Al-Qur’an,” kata Ustadz Adi Hidayat melalui kanal youtube Al-Akhyar TV, dikutip Kamis (16/9/2021).
Doa tentu harus diikuti dengan ikhtiar. Maka itu, langkah kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan tayangan tidak bagus sebaiknya ditiadakan, lalu diganti dengan speaker yang memutar ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Sebagaimana diriwayatkan oleh Muadz Al-Juhani Radhiyallahu ‘Anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda:
مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ وَعَمِلَ بِمَا فِيهِ، أُلْبِسَ وَالِدَاهُ تَاجًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Barangsiapa yang menghafal Al-Qur’an dan mengamalkan isinya, maka akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya mahkota pada hari kiamat.”
Memang mendidik anak menjadi seorang penghafal Al-Qur'an butuh perjuangan. Dengan Al-Qur’an di dalam dada dan pikiran, seorang anak akan senantiasa mengingat Allah dan takut berbuat dosa.
“Pertama ibu dan bapak memperbanyak berdoa, minta kepada Allah didekatkan anak itu kepada Al-Qur’an,” kata Ustadz Adi Hidayat melalui kanal youtube Al-Akhyar TV, dikutip Kamis (16/9/2021).
Doa tentu harus diikuti dengan ikhtiar. Maka itu, langkah kedua, perangkat elektronik yang menyiarkan tayangan tidak bagus sebaiknya ditiadakan, lalu diganti dengan speaker yang memutar ayat-ayat suci Al-Qur’an.