Tekan Penggunaan BBM di Pembangkit, PLN Gandeng PGN Maksimalkan Pemanfaatan Gas
Mahmuda attar hussein
Kamis, 16 September 2021 - 17:25 WIB
Pembangkit listrik tenaga gas milik PLN di Nias, Sumut. Foto: Humas PLN
PT PLN (Persero) mendapatkan pasokan gas dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) untuk pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) Nias di Gunung Sitoli, Sumatera Utara. Pemanfaatan gas tersebut akan menekan penggunaan BBM dan menghemat biaya produksi listrik di pembangkit PLN.
Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo menjelaskan, pembangkit berkapasitas 25 megawatt (MW) itu akan mulai dipasok gas dari Arun, Aceh pada 2022. PLN bersama PGN saat ini sedang menyelesaikan konstruksi seluruh infrastruktur pendukung distribusi gas, salah satunya adalah pembangunan Jetti.
Baca juga:Kini Giliran Tambang Emas Milik Bumi Suksesindo Sambung 260 MVA dari Listrik PLN
Rudy menuturkan, PLN dan PGN telah mencapai kesepakatan terkait dengan langkah gasifikasi untuk mendukung proyek tersebut.
"Dalam proses gasifikasi itu, dibahas juga terkait dengan lokasi, kemudian juga terkait dengan potensi pengembangan untuk menggunakan gas yang memang lebih realistis ke depan. Dan kita juga melihat tadi meninjau kendala-kendala apa yang memungkinkan agar ini menjadi efisien dan efektif untuk diimplementasikan," ungkap Rudy.
Baca juga:PLN Gelontorkan Rp 313 Miliar untuk Dukung Penyelenggaraan PON XX Papua
Untuk memastikan ketersediaan infrastruktur gas memadai, Rudy bersama Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan dan Direktur Infrastruktur dan Technology PGN Achmad Muchtasyar, melakukan survei gasifikasi sekaligus mengecek langsung kondisi infrastruktur di PLTMG 25 MW.
Direktur Energi Primer PLN Rudy Hendra Prastowo menjelaskan, pembangkit berkapasitas 25 megawatt (MW) itu akan mulai dipasok gas dari Arun, Aceh pada 2022. PLN bersama PGN saat ini sedang menyelesaikan konstruksi seluruh infrastruktur pendukung distribusi gas, salah satunya adalah pembangunan Jetti.
Baca juga:Kini Giliran Tambang Emas Milik Bumi Suksesindo Sambung 260 MVA dari Listrik PLN
Rudy menuturkan, PLN dan PGN telah mencapai kesepakatan terkait dengan langkah gasifikasi untuk mendukung proyek tersebut.
"Dalam proses gasifikasi itu, dibahas juga terkait dengan lokasi, kemudian juga terkait dengan potensi pengembangan untuk menggunakan gas yang memang lebih realistis ke depan. Dan kita juga melihat tadi meninjau kendala-kendala apa yang memungkinkan agar ini menjadi efisien dan efektif untuk diimplementasikan," ungkap Rudy.
Baca juga:PLN Gelontorkan Rp 313 Miliar untuk Dukung Penyelenggaraan PON XX Papua
Untuk memastikan ketersediaan infrastruktur gas memadai, Rudy bersama Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Heru Setiawan dan Direktur Infrastruktur dan Technology PGN Achmad Muchtasyar, melakukan survei gasifikasi sekaligus mengecek langsung kondisi infrastruktur di PLTMG 25 MW.