Elon Musk, Sulit Cari Kerja, Bikin Usaha Sendiri Akhirnya Jadi Orang Terkaya di Dunia
Tim langit 7
Kamis, 28 November 2024 - 08:16 WIB
Elon Musk, Sulit Cari Kerja, Bikin Usaha Sendiri Akhirnya Jadi Orang Terkaya di Dunia
LANGIT7.ID-Jakarta; Kisah ini, tentu menjadi sangat menarik disimak di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Ternyata orang terkaya di dunia awalnya dengan terpaksa harus memulai membuat usaha sendiri karena merasa tidak bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan manapun.
Kisah ini benar benar terjadi pada orang terkaya di dunia, Elon Musk. Ya Elon Musk menjelaskan bahwa ia memulai membuat perusahaan Internet pada tahun 1995 karena ia tidak bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain.
Musk lahir di Pretoria pada tahun 1971 dan menunjukkan bakat khusus dalam bidang komputasi sejak usia muda. Ia belajar sendiri cara membuat program dan menjadi akrab dengan Internet.
Saat berusia 12 tahun, ia membuat kode permainan pertarungan luar angkasa yang disebut 'Blastar', yang ia jual seharga $500 ke majalah PC and Office Technology.
Ia lulus dari Pretoria Boys High School dan kuliah di University of Pretoria selama lima bulan sebelum meninggalkan Afrika Selatan ke Kanada.
Ia lulus dari Queen's University di Kingston di Kanada, pindah ke University of Pennsylvania, dan menerima gelar sarjana ekonomi dan fisika.
Ia pindah ke California, tempat Silicon Valley berada, pada tahun 1995 untuk kuliah di Stanford University tetapi tidak pernah mendaftar di kelas.
Kisah ini benar benar terjadi pada orang terkaya di dunia, Elon Musk. Ya Elon Musk menjelaskan bahwa ia memulai membuat perusahaan Internet pada tahun 1995 karena ia tidak bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain.
Musk lahir di Pretoria pada tahun 1971 dan menunjukkan bakat khusus dalam bidang komputasi sejak usia muda. Ia belajar sendiri cara membuat program dan menjadi akrab dengan Internet.
Saat berusia 12 tahun, ia membuat kode permainan pertarungan luar angkasa yang disebut 'Blastar', yang ia jual seharga $500 ke majalah PC and Office Technology.
Ia lulus dari Pretoria Boys High School dan kuliah di University of Pretoria selama lima bulan sebelum meninggalkan Afrika Selatan ke Kanada.
Ia lulus dari Queen's University di Kingston di Kanada, pindah ke University of Pennsylvania, dan menerima gelar sarjana ekonomi dan fisika.
Ia pindah ke California, tempat Silicon Valley berada, pada tahun 1995 untuk kuliah di Stanford University tetapi tidak pernah mendaftar di kelas.