Poltekkes Kirim Relawan Kesehatan untuk Korban Banjir Katingan
Fajar adhitya
Kamis, 16 September 2021 - 16:45 WIB
Poltekkes kirim relawan kesehatan untuk korban banjir Katingan. (Foto: Antara).
Poltekkes Palangka Raya kirim relawan kesehatan untuk korban banjir Katingan. Ada 24 orang dikirim untuk membantu warga yang terdampak bencana alam.
"Terima kasih atas kedatangan dan kesediaannya untuk posko pelayanan kesehatan bagi warga kami yang terdampak banjir," kata Bupati Katingan, Sakariyas.
Setelah acara seremoni penerimaan, langsung dilanjutkan acara pelepasan rombongan relawan tenaga kesehatan menuju desa tempat mereka akan membantu korban banjir.
Rombongan yang berjumlah 24 relawan terdiri dari jurusan keperawatan, kebidanan dan gizi. Mereka akan ditempatkan pada delapan desa terdampak banjir.
Desa-desa tersebut antara lain Desa Asem Kumbang, Desa Karuing, Desa Parupuk, Desa Telaga, Desa Tampelas dan Desa Galinggang.
"Saat bertugas tetap berhati-hati, tetap memperhatikan protokol kesehatan, jaga kesehatan dan tetap berkoordinasi dengan tim-tim dari pemerintah yang ada di posko banjir di setiap desa," pesan Sakariyas.
Ketua rombongan relawan, Misesa, menjelaskan setiap desa akan diisi masing-masing tiga relawan dengan lama penugasan selama tujuh hari, mulai 15-21 September 2021.
"Terima kasih atas kedatangan dan kesediaannya untuk posko pelayanan kesehatan bagi warga kami yang terdampak banjir," kata Bupati Katingan, Sakariyas.
Setelah acara seremoni penerimaan, langsung dilanjutkan acara pelepasan rombongan relawan tenaga kesehatan menuju desa tempat mereka akan membantu korban banjir.
Rombongan yang berjumlah 24 relawan terdiri dari jurusan keperawatan, kebidanan dan gizi. Mereka akan ditempatkan pada delapan desa terdampak banjir.
Desa-desa tersebut antara lain Desa Asem Kumbang, Desa Karuing, Desa Parupuk, Desa Telaga, Desa Tampelas dan Desa Galinggang.
"Saat bertugas tetap berhati-hati, tetap memperhatikan protokol kesehatan, jaga kesehatan dan tetap berkoordinasi dengan tim-tim dari pemerintah yang ada di posko banjir di setiap desa," pesan Sakariyas.
Ketua rombongan relawan, Misesa, menjelaskan setiap desa akan diisi masing-masing tiga relawan dengan lama penugasan selama tujuh hari, mulai 15-21 September 2021.