Prof Kamaruddin Amin Terpilih Jadi Ketua Umum PP ISNU pada Kongres III di Balikpapan
Tim langit 7
Sabtu, 30 November 2024 - 16:37 WIB
Ketua Umum terpilih ISNU Prof Kamaruddin Amin dan Ketua Umum demisioner ISNU Ali Masykur Musa saat Kongres Ke-3 ISNU di Balikpapan, Kalimantan Timur,
Prof Kamaruddin Amin terpilih menjadi ketua umum Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) 2024-2029. Penetapan ini dilakukan pada Kongres III ISNU di Asrama Haji, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (29/11/2024).
Prof Kamaruddin terpilih berdasarkan sistem pemilihan ketua umum seperti Ahlul Halli wal Aqdi dalam pemilihan Rais Aam dan Rais Syuriyah di kepengurusan NU. ISNU menamai lembaga ini dengan istilah Dewan Cendikia Utama yang terdiri dari sembilan orang.
Penetapan Dewan Cendikia Utama sembilan orang ini berdasarkan usulan peserta kongres III ISNU yang telah disaring dari 17 nama yang diusulkan.
“Kongres sekarang ada perubahan terkait pemilihan ketua umum, Sekarang, kongres ke-3 ini ada perubahan, pemilihan ketua umum itu mengadopsi model sebagai mana Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang dilaksanakan di NU untuk memilih Rais ‘Aam, Rias Syuriah,” ujar Sekretaris Jenderal PP ISNU Muhammad Kholid Syeirazi, Sabtu (30/11/2024).
Baca juga:Kongres III, ISNU Diharapkan Perkuat Perannya Menuju Indonesia Emas 2045
Kholid menyampaikan, Dewan Cendekia Utama ini memiliki tugas untuk memilih dan menetapkan ketua umum yang disahkan di dalam kongres.
Dewan Cendikia Utama sebanyak sembilan orang tersebut, yakni Prof Ali Masykur Musa (demisioner ketua umum PP ISNU), Prof Ulfiah (PW ISNU Jawa Barat), Prof Mas’ud Said (PW ISNU Jawa Timur), Prof Saleh Ending (PW ISNU Nusa Tenggara Barat), Prof Abdul Haris (Guru Besar UI), Prof Idi Warsa (PW ISNU Bengkulu), Prof Abu Habsin (PW IS
Prof Kamaruddin terpilih berdasarkan sistem pemilihan ketua umum seperti Ahlul Halli wal Aqdi dalam pemilihan Rais Aam dan Rais Syuriyah di kepengurusan NU. ISNU menamai lembaga ini dengan istilah Dewan Cendikia Utama yang terdiri dari sembilan orang.
Penetapan Dewan Cendikia Utama sembilan orang ini berdasarkan usulan peserta kongres III ISNU yang telah disaring dari 17 nama yang diusulkan.
“Kongres sekarang ada perubahan terkait pemilihan ketua umum, Sekarang, kongres ke-3 ini ada perubahan, pemilihan ketua umum itu mengadopsi model sebagai mana Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang dilaksanakan di NU untuk memilih Rais ‘Aam, Rias Syuriah,” ujar Sekretaris Jenderal PP ISNU Muhammad Kholid Syeirazi, Sabtu (30/11/2024).
Baca juga:Kongres III, ISNU Diharapkan Perkuat Perannya Menuju Indonesia Emas 2045
Kholid menyampaikan, Dewan Cendekia Utama ini memiliki tugas untuk memilih dan menetapkan ketua umum yang disahkan di dalam kongres.
Dewan Cendikia Utama sebanyak sembilan orang tersebut, yakni Prof Ali Masykur Musa (demisioner ketua umum PP ISNU), Prof Ulfiah (PW ISNU Jawa Barat), Prof Mas’ud Said (PW ISNU Jawa Timur), Prof Saleh Ending (PW ISNU Nusa Tenggara Barat), Prof Abdul Haris (Guru Besar UI), Prof Idi Warsa (PW ISNU Bengkulu), Prof Abu Habsin (PW IS