Hasto Bongkar Praktek Curang di 5 Pilgub, Tim Khusus PDIP Bergerak
Tim langit 7
Ahad, 01 Desember 2024 - 21:11 WIB
(Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID-, Jakarta- - DPP PDI Perjuangan mengungkap rangkaian praktek kecurangan yang terjadi di lima wilayah penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Untuk wilayah Banten, partai berlambang banteng moncong putih tersebut telah mengerahkan tim khusus yang dipimpin tokoh senior partai, Yasonna Laoly.
Temuan pertama berasal dari Pilgub Banten yang mempertemukan pasangan Airin Rachmy-Ade Sumardi yang diusung koalisi PDIP-Golkar. Merespons situasi di wilayah ini, PDIP langsung membentuk tim investigasi khusus.
"DPP PDI Perjuangan juga membentuk tim khusus di bawah Kepemimpinan Pak Laoly dan Pak Ronny untuk melakukan advokasi di Banten. Jadi kami percaya di Banten seharusnya Bu Airin dan Ade yang harusnya menang kalau tidak ada pengerahan berbagai instrumen dari parcok tadi. Kami yakin Bu Airin dan Ade akan menang," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Minggu (1/12/2024).
Di Sulawesi Utara, PDIP menemukan adanya intimidasi yang menyasar institusi keagamaan. Pasangan Steven Kandouw-Alfred Denny yang diusung partai ini menghadapi berbagai tekanan yang melibatkan gereja hingga aparatur desa.
"Kami temukan berbagai mobilisasi dan tekanan-tekanan yang bahkan sampai menyasar gereja-gereja, kepala desa, hingga anggota DPRD. Tanpa intervensi semacam ini, kami yakin saudara Steven yang akan meraih kemenangan," ujar dia.
Sementara di Jawa Tengah, pasangan Andika-Hendrar juga menghadapi tantangan serupa. PDIP mencatat adanya penggunaan sumber daya negara dan instrumen kekuasaan yang dinilai dapat mempengaruhi proses demokrasi.
Di wilayah Sumatera Utara, pasangan Letjen purn Edy-Hasan Basri juga mengalami tekanan. PDIP mengidentifikasi adanya upaya pembatasan ruang gerak dan pemanfaatan sumber daya negara yang tidak sesuai prosedur.
Temuan pertama berasal dari Pilgub Banten yang mempertemukan pasangan Airin Rachmy-Ade Sumardi yang diusung koalisi PDIP-Golkar. Merespons situasi di wilayah ini, PDIP langsung membentuk tim investigasi khusus.
"DPP PDI Perjuangan juga membentuk tim khusus di bawah Kepemimpinan Pak Laoly dan Pak Ronny untuk melakukan advokasi di Banten. Jadi kami percaya di Banten seharusnya Bu Airin dan Ade yang harusnya menang kalau tidak ada pengerahan berbagai instrumen dari parcok tadi. Kami yakin Bu Airin dan Ade akan menang," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Minggu (1/12/2024).
Di Sulawesi Utara, PDIP menemukan adanya intimidasi yang menyasar institusi keagamaan. Pasangan Steven Kandouw-Alfred Denny yang diusung partai ini menghadapi berbagai tekanan yang melibatkan gereja hingga aparatur desa.
"Kami temukan berbagai mobilisasi dan tekanan-tekanan yang bahkan sampai menyasar gereja-gereja, kepala desa, hingga anggota DPRD. Tanpa intervensi semacam ini, kami yakin saudara Steven yang akan meraih kemenangan," ujar dia.
Sementara di Jawa Tengah, pasangan Andika-Hendrar juga menghadapi tantangan serupa. PDIP mencatat adanya penggunaan sumber daya negara dan instrumen kekuasaan yang dinilai dapat mempengaruhi proses demokrasi.
Di wilayah Sumatera Utara, pasangan Letjen purn Edy-Hasan Basri juga mengalami tekanan. PDIP mengidentifikasi adanya upaya pembatasan ruang gerak dan pemanfaatan sumber daya negara yang tidak sesuai prosedur.