BENGCARE, Platform untuk Hubungkan Bengkel dan Masyarakat secara Digital
Tim langit 7
Jum'at, 06 Desember 2024 - 08:05 WIB
Beberapa fitur BENGCARE, platform digital yang menghubungkan masyarakat dengan bengkel terekomendasi
Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan sebuah aplikasi bernama BENGCARE, yaitu platform digital yang menghubungkan masyarakat dengan bengkel terekomendasi.
Ide ini menghindari adanya ketidaksesuaian harga dan kualitas dalam memilih sebuah bengkel tentunya menjadi dilema tersendiri bagi masyarakat selaku konsumen.
Lima mahasiswa Departemen Teknik Informatika ITS, yakni Adrian, ?Gabrielle Immanuel Osvaldo Kurniawan, Darren Prasetya, Muhammad Naufal Badruttamam, dan Riski Ilyas yang bersama-sama menciptakan aplikasi ini. Mereka tergabung dalam tim Capstone Project Bangkit Academy bersama dengan dua mahasiswa dari perguruang tinggi lain.
Chief Executive Officer (CEO) BENGCARE Darren Prasetya menjelaskan bahwa Bangkit Academy adalah program kesiapan karier yang diinisiasi oleh Google, GoTo, Tokopedia, dan Traveloka, dengan tujuan membentuk talenta teknis yang berkualitas tinggi di Indonesia.
Baca juga:Dukung Ekonomi Halal, Profesor ITS Raih Penghargaan BI Awards 2024
Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan di bidang teknologi, seperti rekayasa perangkat lunak, ilmu data, dan pembelajaran mesin. Sedang Capstone Project ini merupakan proyek pembuatan aplikasi yang dilakukan oleh peserta Program Bangkit Academy dalam bentuk tim.
Terkait BENGCARE sendiri, Darren menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan sebuah platform yang terlahir dari keresahan masyarakat. Menurut survei yang timnya lakukan, 40 persen masyarakat Indonesia mengaku merasa bimbang dalam memilih bengkel karena faktor harga yang tidak sesuai.
Ide ini menghindari adanya ketidaksesuaian harga dan kualitas dalam memilih sebuah bengkel tentunya menjadi dilema tersendiri bagi masyarakat selaku konsumen.
Lima mahasiswa Departemen Teknik Informatika ITS, yakni Adrian, ?Gabrielle Immanuel Osvaldo Kurniawan, Darren Prasetya, Muhammad Naufal Badruttamam, dan Riski Ilyas yang bersama-sama menciptakan aplikasi ini. Mereka tergabung dalam tim Capstone Project Bangkit Academy bersama dengan dua mahasiswa dari perguruang tinggi lain.
Chief Executive Officer (CEO) BENGCARE Darren Prasetya menjelaskan bahwa Bangkit Academy adalah program kesiapan karier yang diinisiasi oleh Google, GoTo, Tokopedia, dan Traveloka, dengan tujuan membentuk talenta teknis yang berkualitas tinggi di Indonesia.
Baca juga:Dukung Ekonomi Halal, Profesor ITS Raih Penghargaan BI Awards 2024
Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan di bidang teknologi, seperti rekayasa perangkat lunak, ilmu data, dan pembelajaran mesin. Sedang Capstone Project ini merupakan proyek pembuatan aplikasi yang dilakukan oleh peserta Program Bangkit Academy dalam bentuk tim.
Terkait BENGCARE sendiri, Darren menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan sebuah platform yang terlahir dari keresahan masyarakat. Menurut survei yang timnya lakukan, 40 persen masyarakat Indonesia mengaku merasa bimbang dalam memilih bengkel karena faktor harga yang tidak sesuai.