Review Nissan Armada 2025: SUV Premium dengan Mesin Twin-Turbo V6 425 HP, Lebih Bertenaga dari GT-R!
Tim langit 7
Selasa, 17 Desember 2024 - 16:05 WIB
Review Nissan Armada 2025: SUV Premium dengan Mesin Twin-Turbo V6 425 HP, Lebih Bertenaga dari GT-R!
LANGIT7.ID-Jakarta; Perjalanan test drive Nissan Armada 2025 dimulai dari Dark Horse Recording studio di pinggiran Nashville, Franklin, Tennessee. Awalnya, navigasi Google Maps mengarahkan ke rute yang berbeda dari jalur test drive resmi 40 menit yang telah disiapkan Nissan. Melalui jalan pintas berkelok di area hutan ternyata memberikan pengalaman mengesankan dengan SUV premium terbaru ini.
Meski menggunakan platform ladder frame, generasi terbaru Armada tidak dirancang sebagai kendaraan berperforma tinggi. Bobot mencapai 6.100 pon untuk varian Platinum Reserve 4WD, namun tenaga 425 hp mampu menggerakkan SUV besar ini dengan responsif. Berkendara di jalan berkelok, Armada memberikan sensasi lebih kompak dari dimensi sebenarnya - sebuah keunggulan penting di segmen SUV premium.
Perubahan signifikan hadir dari sektor mesin. Armada kini menggunakan mesin V6 3,5 liter twin-turbo, menggantikan mesin V8 sebelumnya. Mesin baru ini dikembangkan dari basis V6 Nissan GT-R dengan modifikasi menyeluruh. Bagian bawah mesin didesain ulang dengan crankshaft lebih kuat, turbocharger dengan boost lebih besar dan sistem pelumasan yang ditingkatkan. Fokus pengembangan diarahkan untuk mengoptimalkan tenaga di putaran rendah, menghasilkan output 425 hp atau 25 hp lebih tinggi dari mesin V8 sebelumnya. Keunggulan lain, mesin ini tidak memerlukan bahan bakar premium.
Torsi menjadi nilai jual utama dengan 516 pound-feet yang mencapai puncak di 6.300 rpm. Angka ini jauh melampaui generasi sebelumnya bahkan 49 lb-ft lebih tinggi dari GT-R. Karakteristik torsi yang melimpah di putaran rendah sangat ideal untuk SUV. Akselerasi responsif baik saat pedal gas diinjak penuh maupun bertahap. Transmisi otomatis 9-percepatan bekerja halus mendukung performa optimal powertrain di berbagai kondisi berkendara.
Kapasitas towing Armada terbaru mencapai 8.500 pon, meski pengujian dilakukan dengan beban lebih ringan. Test drive dengan trailer Airstream 5.500 pon membuktikan performa mesin tetap responsif saat mendaki bukit dan mencapai kecepatan jalan tol. Fitur rem trailer elektronik yang mudah diatur memberikan kendali pengereman optimal.
Namun stabilitas dengan trailer masih perlu ditingkatkan. Meski dilengkapi kontrol oleng, goyangan trailer tetap terasa di berbagai kecepatan dan kondisi angin. Situasi ini bisa melelahkan untuk perjalanan jauh, terlebih sistem ProPilot 2.1 hands-free tidak dapat digunakan saat menarik trailer. Untuk beban lebih berat, pickup truck atau SUV dengan wheelbase lebih panjang menjadi pilihan lebih tepat.
Suspensi independen dengan teknologi udara elektronik adaptif pada varian Platinum Reserve memberikan pengalaman berkendara premium. Kombinasi roda 22 inci dan ban profil 50 menghadirkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan dan handling. Getaran minimal dan kontrol body roll yang baik menjadi keunggulan di segmennya.
Meski menggunakan platform ladder frame, generasi terbaru Armada tidak dirancang sebagai kendaraan berperforma tinggi. Bobot mencapai 6.100 pon untuk varian Platinum Reserve 4WD, namun tenaga 425 hp mampu menggerakkan SUV besar ini dengan responsif. Berkendara di jalan berkelok, Armada memberikan sensasi lebih kompak dari dimensi sebenarnya - sebuah keunggulan penting di segmen SUV premium.
Perubahan signifikan hadir dari sektor mesin. Armada kini menggunakan mesin V6 3,5 liter twin-turbo, menggantikan mesin V8 sebelumnya. Mesin baru ini dikembangkan dari basis V6 Nissan GT-R dengan modifikasi menyeluruh. Bagian bawah mesin didesain ulang dengan crankshaft lebih kuat, turbocharger dengan boost lebih besar dan sistem pelumasan yang ditingkatkan. Fokus pengembangan diarahkan untuk mengoptimalkan tenaga di putaran rendah, menghasilkan output 425 hp atau 25 hp lebih tinggi dari mesin V8 sebelumnya. Keunggulan lain, mesin ini tidak memerlukan bahan bakar premium.
Torsi menjadi nilai jual utama dengan 516 pound-feet yang mencapai puncak di 6.300 rpm. Angka ini jauh melampaui generasi sebelumnya bahkan 49 lb-ft lebih tinggi dari GT-R. Karakteristik torsi yang melimpah di putaran rendah sangat ideal untuk SUV. Akselerasi responsif baik saat pedal gas diinjak penuh maupun bertahap. Transmisi otomatis 9-percepatan bekerja halus mendukung performa optimal powertrain di berbagai kondisi berkendara.
Kapasitas towing Armada terbaru mencapai 8.500 pon, meski pengujian dilakukan dengan beban lebih ringan. Test drive dengan trailer Airstream 5.500 pon membuktikan performa mesin tetap responsif saat mendaki bukit dan mencapai kecepatan jalan tol. Fitur rem trailer elektronik yang mudah diatur memberikan kendali pengereman optimal.
Namun stabilitas dengan trailer masih perlu ditingkatkan. Meski dilengkapi kontrol oleng, goyangan trailer tetap terasa di berbagai kecepatan dan kondisi angin. Situasi ini bisa melelahkan untuk perjalanan jauh, terlebih sistem ProPilot 2.1 hands-free tidak dapat digunakan saat menarik trailer. Untuk beban lebih berat, pickup truck atau SUV dengan wheelbase lebih panjang menjadi pilihan lebih tepat.
Suspensi independen dengan teknologi udara elektronik adaptif pada varian Platinum Reserve memberikan pengalaman berkendara premium. Kombinasi roda 22 inci dan ban profil 50 menghadirkan keseimbangan sempurna antara kenyamanan dan handling. Getaran minimal dan kontrol body roll yang baik menjadi keunggulan di segmennya.