home masjid

Hidup Mandiri dengan Berdagang Punya Banyak Keutamaan

Kamis, 19 Desember 2024 - 04:15 WIB
ilustrasi
Profesi pedagang tidak boleh dipandang sebelah mata. Hidup mandiri dengan berdagang memiliki keistimewaan tersendiri dalam agama Islam.

Orang yang berprofesi sebagai pedagang pun tidak perlu merasa sebagai pekerja rendahan, tidak berkelas, dan tidak memiliki nilai penting.

Dalam kitab Dalilul Falihin li Thuruq Riyadhis Shalihin dijelaskan: وأن التجارة لا تسقط المروءة

Artinya, “Sesungguhnya berdagang tidak menggugurkan harga diri”. (Muhammad ibn ‘Allan Ash-Shiddiqi Asy-Syafi’i, Dalilul Falihin li Thuruq Riyadhis Shalihin, [Lebanon, Darul Kutub Al-Ilmiyah: 1971], jilid II, halaman 428).

Meskipun profesi pedagang, apalagi pedagang kecil, sering kali berpenampilan ala kadarnya bahkan tidak sedikit yang bekerja dalam kondisi kotor dan kumuh, hal itu bukan menjadi pertanda rendahnya sebuah pekerjaan dan indikasi buruknya sebuah profesi. Pasalnya, berdagang adalah pekerjaan mulia dan paling utama.

Baca juga:3 Doa Bepergian Jauh Mudah Dihafal, Agar Perjalanan Diberkahi

Mengutip pandangan Imam Syafi’i, Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari (Riyadl, Maktabah Al-Malik Fahad, 2001/IV:356) menegaskan bahwa berdagang merupakan mata pencaharian yang paling utama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya