home lifestyle muslim

Benarkah Menjadi Kafir Sudah Takdir? Begini Penjelasan Syaikh Al-Utsaimin

Jum'at, 20 Desember 2024 - 05:10 WIB
Benarkah Menjadi Kafir Sudah Takdir? Begini Penjelasan Syaikh Al-Utsaimin
LANGIT7.ID-Jakarta; Apakah perbuatan orang-orang kafir telah tertulis di Lauh Mahfudz? Apabila benar, maka bagaimana Allah menyiksa mereka?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam kitab "Al-Qadha’ wal Qadar" mengatakan perbuatan orang-orang kafir telah tertulis sejak zaman azali, bahkan perbuatan semua manusia telah tertulis sejak dia berada di perut ibunya.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam hadis sahih dari Abdullah bin Mas’ud ra. Beliau berkata, Rasulullah SAW bercerita kepada kami:

“Sesungguhnya salah seorang di antara kamu dikumpulkan penciptaannya di perut ibunya selama empat puluh hari berbentuk nutfah, kemudian menjadi ‘alaqah selama empat puluh hari pula, kemudian menjadi mudhghah selama empat puluh hari pula. Lalu diutuslah kepadanya seorang malaikat, dan diperintahkan dengan empat kalimat untuk menulis rezekinya, ajalnya, amalannya, celaka atau bahagia”.

Syaikh Al-Utsaimin menjelaskan maka perbuatan orang-orang kafir telah tertulis di sisi Allah SWT, telah diketahui oleh Allah Taala sejak zaman azali dan orang yang berbahagia telah diketahui pula oleh Allah sejak zaman azali.

Akan tetapi barangkali ada yang bertanya-tanya bagaimana mereka akan diazab padahal Allah telah menetapkan atas mereka akan hal itu sejak zaman azali?

Menurut Syaikh Al-Utsaimin, mereka disiksa karena hujjah telah sampai kepada mereka, jalan kebenaran telah dijelaskan, lalu para rasul telah diutus kepada mereka, kitab-kitabnyapun telah diuturunkan. Juga telah dijelaskan petunjuk dan kesesatan dan mereka diberi motivasi untuk menempuh jalan petunjuk, sekaligus menjauhi jalan yang sesat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya