Perbedaan Nitrogen dengan Angin Biasa untuk Mengisi Ban Motor yang Harus Kamu Tahu!
LANGIT7.ID-Jakarta;Pengisian tekanan angin pada ban sepeda motor dapat dilakukan menggunakan angin biasa atau oksigen dan nitrogen. Meskipun keduanya sama-sama angin, namun ada perbedaan yang cukup signifikan saat ban motor diisi dengan angin biasa atau nitrogen.
Nitrogen memiliki sifat yang kering, sementara itu angin biasa mengandung uap air. Dalam jangka panjang, uap air yang ada di dalam ban ini dapat merusak bagian dalam ban. Sedangkan nitrogen yang sifatnya kering ini tekanannya akan lebih awet, bobot ban juga jadi lebih ringan karena tidak mengandung uap air.
Selain beberapa hal diatas, perbedaan nitrogen dan angin biasa untuk mengisi ban motor adalah tingkat pemuaiannya. Nitrogen memiliki tingkat pemuaian yang lebih rendah, sehingga saat ban motor digunakan dalam jangka waktu yang lama, tekanan ban tidak akan naik secara drastis seperti ban yang diisi dengan angin biasa.
Nitrogen yang memiliki suhu lebih dingin juga membuat ban motor menjadi lebih awet dibandingkan dengan angin biasa. Ban motor yang diisi dengan nitrogen ini tidak cepat panas. Sehingga saat ban digunakan untuk melaju dengan kecepatan tinggi maka temperatur ban tidak akan meningkat secara drastis.
Perbedaan lain dari nitrogen dan angin biasa adalah nitrogen membuat velg motor terhindar dari karat. Karena nitrogen komposisi oksigennya sangat kecil, oksigen pada nitrogen hanya sekitar 5 persen saja. Sementara itu, angin biasa yang mengandung oksigen sekitar 22 persen, cenderung lebih membuat velg motor lebih cepat berkarat.(*)