Influenser Malaysia Bergaya Hidup Super Mewah Terjerat Masalah Dana Publik
Tim langit 7
Selasa, 24 Desember 2024 - 10:59 WIB
(Dari kiri) Pengusaha-influencer Malaysia Vivy Yusof, aktris Rozita Che Wan, dan maestro kosmetik Hasmiza Othman.FOTO: BERNAMA
LANGIT7.ID-Malaysia; Selama bertahun-tahun, pengusaha sekaligus influencer asal Malaysia, Vivy Yusof, 37 tahun, dan suaminya, Fadzarudin Shah Anuar, 36 tahun, adalah pasangan glamor dan fotogenik di dunia sosial dan Instagram Kuala Lumpur. Vivy mengenakan syal dUCk mewah buatan perusahaannya, yang dijual seharga hingga RM400 (S$120 setara 1,5 juta ) per buah, dan suaminya adalah mitra bisnisnya yang membantu membangun kerajaan pakaian bernilai jutaan ringgit mereka.
Namun pada tanggal 5 Desember, keretakan muncul dalam gaya hidup pasangan yang tampaknya mewah dan sempurna itu. Mereka didakwa di pengadilan dengan tuduhan pelanggaran kepercayaan.
Mereka dituduh menggelapkan RM8 juta (setara 28,7 miliar) dari pengecer daring mereka yang sekarang sudah tutup, FashionValet, yang telah menerima dana investasi sebesar RM47 juta (setara 168,8 miliar) dari pengelola aset negara, Permodalan Nasional Berhad (PNB) dan Khazanah Nasional Berhad pada tahun 2018, meskipun perusahaan tersebut mencatat kerugian jutaan ringgit.
Kedua entitas tersebut kehilangan total RM43,9 juta (setara 158 miliar) setelah menjual saham mereka di platform e-commerce fesyen tersebut pada tahun 2023 seharga RM3,1 juta(setara 11,1miliar)
Kecaman publik pun terjadi.
“Yang membuat saya sedih adalah uang dari PNB dan Khazanah tidak mungkin bisa dikembalikan. Dan tentu saja mereka akan menganggapnya sebagai kesalahan investasi. Bagaimana Anda bisa memberikan RM47 juta(167,8 miliar) kepada perusahaan yang merugi?” kata TikToker financialfaiz pada 6 Desember.
"Sulit bagi kami untuk mendapatkan RM10.000 sebulan atau RM100.000 setahun, tetapi mereka (FashionValet) bisa mendapatkan RM47 juta(168,8 miliar),” imbuhnya.
Namun pada tanggal 5 Desember, keretakan muncul dalam gaya hidup pasangan yang tampaknya mewah dan sempurna itu. Mereka didakwa di pengadilan dengan tuduhan pelanggaran kepercayaan.
Mereka dituduh menggelapkan RM8 juta (setara 28,7 miliar) dari pengecer daring mereka yang sekarang sudah tutup, FashionValet, yang telah menerima dana investasi sebesar RM47 juta (setara 168,8 miliar) dari pengelola aset negara, Permodalan Nasional Berhad (PNB) dan Khazanah Nasional Berhad pada tahun 2018, meskipun perusahaan tersebut mencatat kerugian jutaan ringgit.
Kedua entitas tersebut kehilangan total RM43,9 juta (setara 158 miliar) setelah menjual saham mereka di platform e-commerce fesyen tersebut pada tahun 2023 seharga RM3,1 juta(setara 11,1miliar)
Kecaman publik pun terjadi.
“Yang membuat saya sedih adalah uang dari PNB dan Khazanah tidak mungkin bisa dikembalikan. Dan tentu saja mereka akan menganggapnya sebagai kesalahan investasi. Bagaimana Anda bisa memberikan RM47 juta(167,8 miliar) kepada perusahaan yang merugi?” kata TikToker financialfaiz pada 6 Desember.
"Sulit bagi kami untuk mendapatkan RM10.000 sebulan atau RM100.000 setahun, tetapi mereka (FashionValet) bisa mendapatkan RM47 juta(168,8 miliar),” imbuhnya.