Imam Nawawi Ajarkan 3 Adab Ini kepada Penghafal Al Qur'an
Ahmad zuhdi
Sabtu, 18 September 2021 - 19:44 WIB
Ilustrasi muslim cilik tengah membaca Al Quran dan menghafalnya. Foto: Langit7.id/iStock
Imam Nawawi Ajarkan 3 Adab Ini kepada Para Penghafal Qur'an
Dalam banyak ayat Al Quran dan hadits Nabi SAW, banyak keutamaan bagi para pengajar dan penghafal Al Qur'an. Di antaranya dalam Surat Fathir ayat 29-30, Allah memberikan anugerah kepada orang-orang yang selalu membaca Al Quran dan melaksanakan shalat serta menginfakkan sebagian hartanya.
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al Quran) dan melaksanakan shalat menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi. Agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri."
Begitupun dalam hadits masyhur (terkenal) yang diriwayatkan Utsman bin Affan Ra, Rasulullah mengatakan, khoirukum man ta'allamal Qur'an wa allamahu (Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan Al Quran).
Sebagai pembelajar dan penghafal Al Quran, tentu ada adab-adab yang penting diperhatikan. Imam Nawawi Al Dimasyqi dalam kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an menjelaskan beberapa adab bagi para penghafal Al Quran yang perlu diperhatikan. Mengingat Al Quran bukan kitab bacaan buatan manusia, melainkan kumpulan firman Allah Yang Maha Suci.
1. Menyucikan hati dan diri
Saat mendatangi guru ataupun majelis Al Quran berpenampilan sempurna serta menjauhkan diri dari hal-hal tercela yang bertolak belakang dengan ajaran Al Quran. Sikap tersebut juga termasuk membersihkan diri dari segala penyakit hati seperti iri, dengki, hasad, dan penyakit hati lainnya. Hati yang bersih menandakan bahwa diri tersebut siap menerima segala keberkahan ilmu dari para guru.
Dalam banyak ayat Al Quran dan hadits Nabi SAW, banyak keutamaan bagi para pengajar dan penghafal Al Qur'an. Di antaranya dalam Surat Fathir ayat 29-30, Allah memberikan anugerah kepada orang-orang yang selalu membaca Al Quran dan melaksanakan shalat serta menginfakkan sebagian hartanya.
"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al Quran) dan melaksanakan shalat menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi. Agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri."
Begitupun dalam hadits masyhur (terkenal) yang diriwayatkan Utsman bin Affan Ra, Rasulullah mengatakan, khoirukum man ta'allamal Qur'an wa allamahu (Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan Al Quran).
Sebagai pembelajar dan penghafal Al Quran, tentu ada adab-adab yang penting diperhatikan. Imam Nawawi Al Dimasyqi dalam kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur'an menjelaskan beberapa adab bagi para penghafal Al Quran yang perlu diperhatikan. Mengingat Al Quran bukan kitab bacaan buatan manusia, melainkan kumpulan firman Allah Yang Maha Suci.
1. Menyucikan hati dan diri
Saat mendatangi guru ataupun majelis Al Quran berpenampilan sempurna serta menjauhkan diri dari hal-hal tercela yang bertolak belakang dengan ajaran Al Quran. Sikap tersebut juga termasuk membersihkan diri dari segala penyakit hati seperti iri, dengki, hasad, dan penyakit hati lainnya. Hati yang bersih menandakan bahwa diri tersebut siap menerima segala keberkahan ilmu dari para guru.