home masjid

Kisah Sahabat Bani Sa’ad bin Muadz: Syahid Setelah Mengadili Bani Quraidha

Ahad, 29 Desember 2024 - 20:12 WIB
Kisah Sahabat Bani Saad bin Muadz: Syahid Setelah Mengadili Bani Quraidha
LANGIT7.ID-Jakarta;Sa’ad bin Muadz ra adalah sahabat Nabi SAW dari kaum Anshar. Pada usia 31 tahun ia masuk Islam. Dan dalam usia 31 tahun ia pergi menemui syahidnya. Di antara hari keislamannya sampai saat wafatnya, telah diisi dengan karya-karya gemilang dalam berhakti kepada Allah dan Rasul-Nya.Sa’ad bin Muadz adalah tokoh Anshar yang mengobarkan semangat jihad pada perang Badar.

Suatu ketika ia berlari menuju rumah As'ad bin Zurarah. Tujuannya bertemu Mush'ab bin Umair, duta dari Mekkah yang dikirim oleh Nabi Muhammad SAW sebagai utusan guna menyebarkan tauhid dan Agama Islam di Madinah.

Pada awalnya, ia pergi ke rumah As'ad bin Zurarah dengan tujuan hendak mengusir perantau ini ke luar perbatasan Madinah, agar ia membawa kembali Agamanya dan membiarkan penduduk Madinah dengan agama mereka.

Baca juga: Kisah Sahabat Abu Bakar dan Gelar al-Shiddiq yang Disandangnya



Takdir berkehendak lain. Baru saja ia bersama Useid bin Zurarah sampai ke dekat majlis Mush'ab di rumah sepupunya, tiba-tiba dadanya telah terhirup udara segar yang meniupkan rasa nyaman. Dan belum lagi ia sampai kepada hadirin dan duduk di antara mereka memasang telinga terhadap uraian-uraian Mush’ab, maka petunjuk Allah telah menerangi jiwa dan ruhnya.

Pemimpin golongan Anshar itu melemparkan lembingnya jauh-jauh, lalu mengulurkan tangan kanannya mengangkat bai'at kepada utusan Rasulullah SAW. Dengan masuk Islamnya Sa'ad, bersinar pula di Madinah mata hari baru.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya