Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 17 September 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jangan Salah Beli! Begini Cara Kenali Beras Fortifikasi dan Beras Biasa

esti setiyowati Kamis, 17 September 2026 - 20:36 WIB
Jangan Salah Beli! Begini Cara Kenali Beras Fortifikasi dan Beras Biasa
Jangan Salah Beli! Begini Cara Kenali Beras Fortifikasi dan Beras Biasa. Foto: Ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Kementerian Pertanian (Kementan) menarik produk sekaligus mencabut izin 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan kandungan gizi yang telah ditetapkan. Temuan 25 merek beras fortifikasi yang tidak sesuai klaim label tersebut diketahui lewat uji laboratoriuum terhadap sejumlah sampel.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa beras fortifikasi dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi kelompok masyarakat rentan, seperti masyarakat miskin, ibu hamil dan menyusui, balita, serta kelompok yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi.

“Fortifikasi bukan untuk menggantikan beras premium. Fortifikasi ini untuk kelompok rentan, stunting, orang miskin, ibu hamil, menyusui, dan balita. Kalau dijual dengan harga sangat tinggi, tentu tidak tepat sasaran,” kata Amran dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (17/9/2026).

Baca juga: 25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok Beras di Ritel Aman

Lalu, apa itu beras fortifikasi?

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa beras fortifikasi adalah beras sosoh yang dicampur dengan kernel beras fortifikan untuk memperoleh komposisi zat gizi tertentu.

Beras fortifikasi wajib memenuhi persyaratan jenis dan kandungan gizi sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) 9372:2025. Komponen yang menjadi perhatian dalam beras fortifikasi dipastikan memiliki kandungan mikronutrien seperti vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, asam folat, dan juga mineral seperti zat besi dan zinc.

Cara Mengenali Beras Fortifikasi

Konsumen dapat melakukan pengecekan sederhana pada kemasan sebelum membeli produk yang diklaim sebagai beras fortifikasi. Beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan antara lain:

1. Cermati label kemasan

Pastikan produk mencantumkan keterangan yang jelas sebagai beras fortifikasi. Konsumen juga disarankan membaca informasi mengenai kandungan gizi yang tercantum pada kemasan.

2. Periksa kandungan vitamin dan mineral

Beras fortifikasi harus memenuhi persyaratan kandungan zat gizi tertentu. Karena itu, informasi vitamin dan mineral pada kemasan dapat diperiksa dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Kementan Bongkar 25 Merek Beras Fortifikasi Palsu, Ini Daftarnya

3. Pastikan terdapat izin edar

Produk beras fortifikasi yang beredar wajib memiliki izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT). Keberadaan izin edar menunjukkan bahwa produk telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

4. Jangan hanya berpatokan pada tulisan “fortifikasi”

Keterangan fortifikasi pada kemasan belum dengan sendirinya memastikan kandungan gizi produk telah sesuai standar. Aspek keamanan, mutu, dan kandungan gizi tetap perlu dipastikan melalui proses pengujian sesuai ketentuan.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 17 September 2026
Imsak
04:20
Shubuh
04:30
Dhuhur
11:51
Ashar
15:03
Maghrib
17:53
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan