home masjid

Nasihat Bijak Para Ulama untuk Muhasabah Akhir Tahun

Selasa, 31 Desember 2024 - 12:15 WIB
ilustrasi
Di penghujung tahun, nasihat-nasihat dari para ulama terdahulu dapat menjadi bahan muhasabah bagi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun mendatang.

Kehidupan di tahun depan seharusnya membawa perubahan positif, baik dalam ibadah, pekerjaan, menjaga halal dan haram, maupun perbaikan dalam hubungan sosial dan kemasyarakatan. Kita juga perlu bersemangat menjaga diri dari dosa dan terus istiqamah dalam menyebarkan kebaikan.

Khalifah Umar bin Khattab adalah teladan sekaligus inspirasi dalam bermuhasabah dan menghargai waktu.

Syekh Murtadha Az-Zabidi menukil perkataan beliau mengenai muhasabahdalam kitab Ithafus Sadatil Muttaqin (Jilid X, Beirut: Muassasah At-Tarikh Al-Arabiy, t.t.: 111): حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا وزنوها قبل أن توزنوا

Artinya, "Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan timbanglah (amal kalian) sebelum amal kalian ditimbang." Nasehat yang sama persis terkait muhasabah dari Sayyidina Umar bin Khattab juga ditulis oleh Abu Nu'aim al-Asbahani dalam Hilyatul Aulia wa Tabaqatul Ashfiya Jilid I (Kairo, Darul Fikr, t.t.: 52):

حَاسِبُوْا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا وَ تَزَيَّنُوا لِلْعِرْضِ الْأَكْبَرِ وَإِنَّمَا يَخِفُّ الْحِسَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى مَنْ حَاسَبَ نَفْسَهُ فِي الدُّنْيَا

Artinya, “Hisablah dirimu sebelum amalmu dihisab dan persiapkanlah dirimu untuk menghadapi hari di mana semua makhluk dihadapkan kepada Allah, sungguh hisab terasa ringan di hari kiamat bagi orang-orang yang gemar mengoreksi dirinya di dunia.”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya