Jokowi Masuk 5 Finalis Tokoh Terkorup Dunia OCCRP 2024
Tim langit 7
Selasa, 31 Desember 2024 - 16:07 WIB
Jokowi Masuk 5 Finalis Tokoh Terkorup Dunia OCCRP 2024
LANGIT7.ID-Jakarta; Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia, mengungkap temuan mengejutkan dalam ajang Person of the Year 2024 in Organized Crime and Corruption. Mantan Presiden Indonesia Joko Widodo muncul sebagai salah satu dari lima finalis yang dinilai memiliki kaitan dengan praktik korupsi terorganisir.
Proses pemilihan yang digelar OCCRP sejak November 2024 melibatkan partisipasi aktif masyarakat global melalui media sosial resmi mereka. Nominasi yang terbuka hingga 5 Desember 2024 ini mengharuskan publik mengisi Google Form untuk memberikan usulan. OCCRP menerima masukan dari berbagai kalangan, mulai dari jurnalis, akademisi, hingga penegak hukum.
OCCRP, yang bermarkas di Amsterdam, mengumumkan hasil seleksi pada Selasa (31/12). Dalam daftar finalis, nama Jokowi bersanding dengan empat tokoh berpengaruh lainnya yakni Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.
"Nominasi terbanyak tahun ini menghasilkan lima kandidat utama berdasarkan akumulasi suara dari pembaca, jurnalis, juri Person of the Year, dan seluruh jaringan global OCCRP," ujarPenerbit OCCRP, Drew Sullivan, Selasa (31/12/2024).
Sullivan menegaskan bahwa korupsi telah menjadi fondasi dalam upaya merebut kekuasaan negara dan menciptakan pemerintahan otokratis.
"Sistem pemerintahan yang korup ini telah melanggar HAM, memanipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam, dan menciptakan konflik akibat ketidakstabilan yang melekat pada diri mereka. Satu-satunya masa depan mereka adalah keruntuhan yang kejam atau revolusi berdarah," ujar dia.
Penghargaan ini, yang telah diberikan sejak 2012, bertujuan mempromosikan akuntabilitas dengan menyoroti tokoh-tokoh yang dinilai paling banyak mendukung korupsi dan kolusi politik. Gelar Person of the Year 2024 akhirnya jatuh ke tangan mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad.
Proses pemilihan yang digelar OCCRP sejak November 2024 melibatkan partisipasi aktif masyarakat global melalui media sosial resmi mereka. Nominasi yang terbuka hingga 5 Desember 2024 ini mengharuskan publik mengisi Google Form untuk memberikan usulan. OCCRP menerima masukan dari berbagai kalangan, mulai dari jurnalis, akademisi, hingga penegak hukum.
OCCRP, yang bermarkas di Amsterdam, mengumumkan hasil seleksi pada Selasa (31/12). Dalam daftar finalis, nama Jokowi bersanding dengan empat tokoh berpengaruh lainnya yakni Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.
"Nominasi terbanyak tahun ini menghasilkan lima kandidat utama berdasarkan akumulasi suara dari pembaca, jurnalis, juri Person of the Year, dan seluruh jaringan global OCCRP," ujarPenerbit OCCRP, Drew Sullivan, Selasa (31/12/2024).
Sullivan menegaskan bahwa korupsi telah menjadi fondasi dalam upaya merebut kekuasaan negara dan menciptakan pemerintahan otokratis.
"Sistem pemerintahan yang korup ini telah melanggar HAM, memanipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam, dan menciptakan konflik akibat ketidakstabilan yang melekat pada diri mereka. Satu-satunya masa depan mereka adalah keruntuhan yang kejam atau revolusi berdarah," ujar dia.
Penghargaan ini, yang telah diberikan sejak 2012, bertujuan mempromosikan akuntabilitas dengan menyoroti tokoh-tokoh yang dinilai paling banyak mendukung korupsi dan kolusi politik. Gelar Person of the Year 2024 akhirnya jatuh ke tangan mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad.