home global news

Tahun Baru Jejak Langkah Baru

Rabu, 01 Januari 2025 - 07:39 WIB
Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir.
Haedar Nashir

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Banyak warga masyarakat menantikan tahun baru dengan semangat kegembiraan tinggi. Ketika hari yang dinantikan itu tiba tidak sedikit yang euforia, seakan menemukan sesuatu yang membahagiakan. Hingga batas tertentu hal itu manusiawi karena manusia memiliki sifat dasar suka kesenangan yang bersifat inderawi atau duniawi.

Tapi sebagai bahan refleksi, penting kiranya bertanya pada diri sendiri. Untuk apa menyambut tahun baru dengan euforia? Lebih-lebih disertai pestapora hingga ada yang berlebihan. Bukankah datangnya tahun baru dan lepasnya tahun lama sejatinya usia setiap orang berkurang satu tahun. Lalu, bagi orang beriman, apa bekal hidup kita di Hari Akhir pasca kehidupan di dunia?

Tuhan bersumpah demi waktu dalam “al-Ashr”. Manusia akan merugi kecuali mereka yang beriman dan beramal shaleh, serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran (QS Al-Ashr: 1-3).

Baca juga:Renungan Akhir Tahun 2024: Konsolidasi, Sebuah Keharusan bagi NU

Nabi pun bersabda yang artinya tiga perkara yang akan menyertai manusia hidup di Hari Akhir setelah kematian. Pertama amal jariyah atau amal shaleh, kedua anak shaleh yang mendoakan orangtuanya, ketiga ilmu yang dimanfaatkan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya