Truk Tabrak Kerumunan Saat Perayaan Tahun Baru di New Orleans, 10 Tewas dan 30 Terluka
Lusi mahgriefie
Kamis, 02 Januari 2025 - 04:32 WIB
Seorang teroris menabrakkan kendaraannya ke kerumunan orang yang merayakan Tahun Baru di Bourbon Street, New Orleans. Foto: dailymail.co.uk
Seorang pengemudi truk SUV menabrakkan kendaraannya ke kerumunan orang yang sedang merayakan Tahun Baru di Bourbon Street, New Orleans, Amerika Serikat. Akibatnya, sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan 30 orang lainnya terluka.
Sebagaimana dilansir dari dailymail.co.uk, Rabu (1/1/2025), seorang saksi mata mengatakan, pengemudi menabrak kerumunan orang dengan kecepatan tinggi, lalu keluar dan mulai menembakkan senjata.
Penyelidik kemudian menambahkan bahwa mereka menemukan bahan peledak rakitan di lokasi kecelakaan yang tidak meledak.
Baku tembak antara polisi dan tersangka pun terjadi, dan dua petugas ditembak oleh tersangka dan dalam kondisi stabil.
Sumber polisi kemudian mengatakan kepada New York Times bahwa tersangka meninggal setelah baku tembak. Belum ada informasi mengenai identitas tersangka yang dirilis.
Baca juga: Puerto Rico Rayakan Malam Tahun Baru dalam Kegelapan, Listrik di Hampir Seluruh Pulau Padam
Para saksi menyatakan tersangka mengenakan pelindung seluruh tubuh dan dipersenjatai dengan senapan serbu. Para petugas menambahkan, pelaku berusaha menabrak orang sebanyak mungkin.
Sebagaimana dilansir dari dailymail.co.uk, Rabu (1/1/2025), seorang saksi mata mengatakan, pengemudi menabrak kerumunan orang dengan kecepatan tinggi, lalu keluar dan mulai menembakkan senjata.
Penyelidik kemudian menambahkan bahwa mereka menemukan bahan peledak rakitan di lokasi kecelakaan yang tidak meledak.
Baku tembak antara polisi dan tersangka pun terjadi, dan dua petugas ditembak oleh tersangka dan dalam kondisi stabil.
Sumber polisi kemudian mengatakan kepada New York Times bahwa tersangka meninggal setelah baku tembak. Belum ada informasi mengenai identitas tersangka yang dirilis.
Baca juga: Puerto Rico Rayakan Malam Tahun Baru dalam Kegelapan, Listrik di Hampir Seluruh Pulau Padam
Para saksi menyatakan tersangka mengenakan pelindung seluruh tubuh dan dipersenjatai dengan senapan serbu. Para petugas menambahkan, pelaku berusaha menabrak orang sebanyak mungkin.