Kapan Isra' Mikraj Terjadi? Begini Urutannya
Miftah yusufpati
Jum'at, 03 Januari 2025 - 17:10 WIB
Kapan Isra' Mikraj Terjadi? Begini Urutannya
LANGIT7.ID-Jakarta; Kapan sejatinya peristiwa Isra Mikraj terjadi tidak diketahui secara pasti. Syekh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian tersebut. Tetapi tidak ada satupun yang pasti.
Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah.
Menurut al-Maududi dalam bukunya "Quranic Suras Information" dan mayoritas ulama, Isra Mikraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.
Menurut al-Manshurfuri, Isra Mikraj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Hanya saja, beliau menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha wafat pada bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab, dan saat itu belum ada kewajiban sholat lima waktu.
Baca juga: Isra' Mikraj: Kisah Nabi Musa Menangis saat Berjumpa Nabi Muhammad SAW
Terlepas dari itu, sebagian besar umat Islam mengimani bahwa Rasulullah SAW telah diisra'kan oleh Allah dari Makkah ke Baitul Maqdis lalu dimikrajkan (naik) ke langit dengan roh dan jasadnya dalam keadaan sadar sampai ke langit yang ke tujuh, ke Sidratul Muntaha.
Isra Mikraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah.
Menurut al-Maududi dalam bukunya "Quranic Suras Information" dan mayoritas ulama, Isra Mikraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.
Menurut al-Manshurfuri, Isra Mikraj terjadi pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Hanya saja, beliau menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha wafat pada bulan Ramadhan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab, dan saat itu belum ada kewajiban sholat lima waktu.
Baca juga: Isra' Mikraj: Kisah Nabi Musa Menangis saat Berjumpa Nabi Muhammad SAW
Terlepas dari itu, sebagian besar umat Islam mengimani bahwa Rasulullah SAW telah diisra'kan oleh Allah dari Makkah ke Baitul Maqdis lalu dimikrajkan (naik) ke langit dengan roh dan jasadnya dalam keadaan sadar sampai ke langit yang ke tujuh, ke Sidratul Muntaha.