Fenomena Doom Spending di Kalangan Gen Z dan Cara Mengatasinya
Tim langit 7
Sabtu, 04 Januari 2025 - 15:00 WIB
Psikolog Klinis Welas Asih Consulting, Bianglala Andriadewi
Fenomena doom spending atau perilaku belanja impulsif dan tidak adaptif semakin marak terjadi di kalangan anak muda khususnya di generasi Z (Gen Z).
Salah satu pemicunya karena faktor stres dalam menjalani kehidupan sosial dan gaya hidup yang digambarkan sosial media.
Hal itu berefek negatif yaitu tingkat kecemasan meningkat dan berdampak terhadap kesehatan finansial.
Menurut Psikolog Klinis Welas Asih Consulting, Bianglala Andriadewi, fenomena doom spending di kalangan Gen Z terjadi karena sejumlah faktor.
Selain tingkat kecemasan, insecure dan faktor sosial media yang tidak bisa dikontrol seperti mengikuti ajakan influencer untuk berbelanja di marketplace untuk barang yang sebenarnya belum dibutuhkan.
"Saat seseorang merasa cemas, mereka mencari pelarian, salah satunya melalui belanja impulsif," ucap Lala.
Baca juga:Berhijrah Demi Ketenangan: Sana Khan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Artis
Salah satu pemicunya karena faktor stres dalam menjalani kehidupan sosial dan gaya hidup yang digambarkan sosial media.
Hal itu berefek negatif yaitu tingkat kecemasan meningkat dan berdampak terhadap kesehatan finansial.
Menurut Psikolog Klinis Welas Asih Consulting, Bianglala Andriadewi, fenomena doom spending di kalangan Gen Z terjadi karena sejumlah faktor.
Selain tingkat kecemasan, insecure dan faktor sosial media yang tidak bisa dikontrol seperti mengikuti ajakan influencer untuk berbelanja di marketplace untuk barang yang sebenarnya belum dibutuhkan.
"Saat seseorang merasa cemas, mereka mencari pelarian, salah satunya melalui belanja impulsif," ucap Lala.
Baca juga:Berhijrah Demi Ketenangan: Sana Khan Ungkap Alasan Tinggalkan Dunia Artis