Kisah Al-Hajjaj bin Yusuf yang Salat Mendahului Imam: Pencuri Sejati
Miftah yusufpati
Senin, 06 Januari 2025 - 04:50 WIB
Kisah Al-Hajjaj bin Yusuf yang Salat Mendahului Imam: Pencuri Sejati
LANGIT7.ID-Jakarta; Kisah berikut ini disampaikan Imam Ibnu Katsir dalam bukunya berjudul "al-Bidāyah wan Nihāyah" tentang Al-Hajjaj bin Yusuf (661 M/40 H – 714 M/95 H) dan Tabiin Said bin al-Musayyib.
Al-Hajjaj adalah penguasa, politisi, dan menteri pertahanan dari kekhilafahan Umayyah. Dia merupakan sosok yang kontroversial dan pelik dalam sejarah awal umat Islam.
Al-Hajjaj dikenal sebagai seorang penguasa yang cerdas namun keras dan kejam. Dia terkait atas kematian ribuan jiwa. Namun ia juga dikenal sebagai orang yang menghormati Al-Qur'an dan berjasa dalam perluasan wilayah dinasti Umayyah.
Al-Hajjaj meyakinkan Khalifah Abdul Malik bin Marwan untuk menggunakan mata uang khusus bagi dunia Islam. Hal yang memicu perang dengan Kekaisaran Byzantium di bawah kekuasaan Yustinianus II.
Pasukan Bizantium yang dipimpin oleh Leontios secara meyakinkan dapat dikalahkan pada pertempuran Sebastopolis tahun 692.
Suatu saat, jauh sebelum menjadi pejabat tinggi, Al-Hajjaj bin Yusuf pernah salat di samping Sa’id bin Musayyib. Lalu dia berdiri sebelum imam dan turun sujud sebelum imam.
Tatkala selesai salat, maka Sa’id sembari berzikir menarik bajunya dan Hajjaj pun menarik juga tak mau kalah. Setelah selesai berzikir maka Sa’id mengatakan kepadanya, ‘Wahai pencuri! Wahai pengkhianat! Kamu salat seperti ini modelnya. Sungguh, ingin sekali aku menampar wajahmu dengan sandalku ini."
Al-Hajjaj adalah penguasa, politisi, dan menteri pertahanan dari kekhilafahan Umayyah. Dia merupakan sosok yang kontroversial dan pelik dalam sejarah awal umat Islam.
Al-Hajjaj dikenal sebagai seorang penguasa yang cerdas namun keras dan kejam. Dia terkait atas kematian ribuan jiwa. Namun ia juga dikenal sebagai orang yang menghormati Al-Qur'an dan berjasa dalam perluasan wilayah dinasti Umayyah.
Al-Hajjaj meyakinkan Khalifah Abdul Malik bin Marwan untuk menggunakan mata uang khusus bagi dunia Islam. Hal yang memicu perang dengan Kekaisaran Byzantium di bawah kekuasaan Yustinianus II.
Pasukan Bizantium yang dipimpin oleh Leontios secara meyakinkan dapat dikalahkan pada pertempuran Sebastopolis tahun 692.
Suatu saat, jauh sebelum menjadi pejabat tinggi, Al-Hajjaj bin Yusuf pernah salat di samping Sa’id bin Musayyib. Lalu dia berdiri sebelum imam dan turun sujud sebelum imam.
Tatkala selesai salat, maka Sa’id sembari berzikir menarik bajunya dan Hajjaj pun menarik juga tak mau kalah. Setelah selesai berzikir maka Sa’id mengatakan kepadanya, ‘Wahai pencuri! Wahai pengkhianat! Kamu salat seperti ini modelnya. Sungguh, ingin sekali aku menampar wajahmu dengan sandalku ini."