Dua Mahasiswa Katolik UMMAD Lolos Seleksi Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MY-ILP)
Tim langit 7
Jum'at, 10 Januari 2025 - 15:04 WIB
Maria Regina Asal Jawang (kanan) dan Fantiana Maria Moong (kiri). (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID-Madiun;Dua mahasiswa Prodi Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD)—yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT)- berhasil lolos seleksi untuk mengikuti Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership Program (MY-ILP).
Dua mahasiswa Kessos UMMAD tersebut merupakan mahasiswa yang beragama Katolik.
Mereka adalah Fantiana Maria Mo’ong serta Maria Regina Asal Jawang. Keduanya merupakan mahasiswa Katolik yang berada di semester 5.
Fantiana dan Maria menjadi bagian dari 40 mahasiswa dari 18 PTMA yang lolos seleksi program Kepemimpian Pemuda Antariman Muhammadiyah (MY-ILP) yang dilakukan Lembaga Kajian Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah (LKKS PP Muhammadiyah).
LKKS PP Muhammadiyah mengeluarkan SK mengenai Peserta Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership (MY-ILP) tertanggal 7 Januari 2025.
Keberhasilan Fantiana dan Maria mengikuti MY-ILP tersebut diraih usai sejumlah ketentuan menjadi peserta dalam MY-ILP ini berhasil dipenuhi.
Antara lain mahasiswa non-Muslim aktif di PTMA dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) serta membuat narasi atau essay dengan tema “Aku, Muhammadiyah dan Indonesia”.
Dua mahasiswa Kessos UMMAD tersebut merupakan mahasiswa yang beragama Katolik.
Mereka adalah Fantiana Maria Mo’ong serta Maria Regina Asal Jawang. Keduanya merupakan mahasiswa Katolik yang berada di semester 5.
Fantiana dan Maria menjadi bagian dari 40 mahasiswa dari 18 PTMA yang lolos seleksi program Kepemimpian Pemuda Antariman Muhammadiyah (MY-ILP) yang dilakukan Lembaga Kajian Kemitraan Strategis PP Muhammadiyah (LKKS PP Muhammadiyah).
LKKS PP Muhammadiyah mengeluarkan SK mengenai Peserta Muhammadiyah Youth Interfaith Leadership (MY-ILP) tertanggal 7 Januari 2025.
Keberhasilan Fantiana dan Maria mengikuti MY-ILP tersebut diraih usai sejumlah ketentuan menjadi peserta dalam MY-ILP ini berhasil dipenuhi.
Antara lain mahasiswa non-Muslim aktif di PTMA dibuktikan dengan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) serta membuat narasi atau essay dengan tema “Aku, Muhammadiyah dan Indonesia”.