Indonesia-Jepang Perluas Kerja Sama Bilateral Lewat Momentum 20 Tahun Tsunami Aceh
Tim langit 7
Sabtu, 11 Januari 2025 - 15:34 WIB
Indonesia-Jepang Perluas Kerja Sama Bilateral Lewat Momentum 20 Tahun Tsunami Aceh
LANGIT7.ID-Jakarta; Tragedi tsunami Samudra Hindia 2004 yang meluluhlantakkan 14 negara menjadi titik balik penguatan hubungan bilateral Indonesia-Jepang. Bencana yang menewaskan lebih dari 227 ribu jiwa, menghilangkan 45 ribu orang, dan melukai puluhan ribu lainnya ini membuka mata dunia akan pentingnya sistem mitigasi bencana yang handal.
Pengalaman luas Jepang dalam menangani berbagai bencana alam menjadikan negara ini mitra strategis Indonesia. Kedua negara kemudian membangun fondasi kerja sama yang kuat, ditandai dengan kolaborasi dalam penanggulangan bencana gunung berapi.
Baca juga: Kerja Sama Indonesia-Jepang Makin Erat, PM Ishiba: Transformasi Ekonomi RI Mengesankan
Pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor menandai babak baru kerja sama kedua negara. Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Shigeru Ishiba membahas sejumlah terobosan untuk memperkuat ketahanan menghadapi bencana.
Pertemuan Bilateral Hasilkan Terobosan Strategis
"Kini telah 20 tahun berlalu sejak terjadinya gempa bumi dan tsunami di pesisir Sumatera utara yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan dampak yang sangat besar," tutur Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di Istana Bogor Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025).
Pengalaman luas Jepang dalam menangani berbagai bencana alam menjadikan negara ini mitra strategis Indonesia. Kedua negara kemudian membangun fondasi kerja sama yang kuat, ditandai dengan kolaborasi dalam penanggulangan bencana gunung berapi.
Baca juga: Kerja Sama Indonesia-Jepang Makin Erat, PM Ishiba: Transformasi Ekonomi RI Mengesankan
Pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor menandai babak baru kerja sama kedua negara. Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Shigeru Ishiba membahas sejumlah terobosan untuk memperkuat ketahanan menghadapi bencana.
Pertemuan Bilateral Hasilkan Terobosan Strategis
"Kini telah 20 tahun berlalu sejak terjadinya gempa bumi dan tsunami di pesisir Sumatera utara yang mengakibatkan banyak korban jiwa dan dampak yang sangat besar," tutur Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di Istana Bogor Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025).