Komunitas 1.000 Guru Jadikan Gadget Teman Anak Belajar
Fajar adhitya
Senin, 20 September 2021 - 19:10 WIB
Komunitas 1.000 guru jadikan gadget teman anak belajar. (Foto: Antara).
Komunitas 1.000 guru menjadikan gadget sebagai teman anak belajar. Diperlukan literasi digital agar smartphone bukan untuk bermain games.
Kegiatan ini digelar oleh Komunitas 1.000 Guru Regional Jambi. Mereka mebuat smart centeruntuk meningkatkan literasi digital anak-anak di daerah pedalaman dan perbatasan Provinsi Jambi.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program baru di 1.000 Guru Jambi, yang berfokus pada pendidikan anak-anak di daerah tertinggal. Kami mengenalkan ke mereka tablet dan smartphone bisa jadi teman belajar," kata Ketua Pelaksana Smart Center 1000 Guru Jambi, Billy Mainaldi, seperti dilansir Antaranews.
Pengenalan tablet tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan literasi digital. Billy mengatakan bahwa masih banyak anak-anak yang belum mengenal gawai dan sebagian menggunakan hanya sebatas untuk bermain game saja.
Hadirnya programsmart centerini diharapkan dapat membantu anak-anak di daerah tertinggal mengenal dan memahami teknologi smartphone, yang apabila digunakan dengan bijak dapat menjadi keuntungan untuk individu tersebut, misalnya sebagai media pembelajaran.
“Intinya,di program ini kami ingin mengenalkan bahwa teknologi smartphone ini bisa membantu dan menunjang pembelajaran anak-anak bila digunakan dengan tepat,” kata Billy.
Tenaga pengajar Komunitas 1.000 Guru Jambi berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda, tidak hanya guru tetapi banyak kalangan dari profesi lain misalnya pengusaha, dokter, influencer dan lainnya yang berperan sesuai profesinya masing-masing.
Kegiatan ini digelar oleh Komunitas 1.000 Guru Regional Jambi. Mereka mebuat smart centeruntuk meningkatkan literasi digital anak-anak di daerah pedalaman dan perbatasan Provinsi Jambi.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program baru di 1.000 Guru Jambi, yang berfokus pada pendidikan anak-anak di daerah tertinggal. Kami mengenalkan ke mereka tablet dan smartphone bisa jadi teman belajar," kata Ketua Pelaksana Smart Center 1000 Guru Jambi, Billy Mainaldi, seperti dilansir Antaranews.
Pengenalan tablet tersebut merupakan salah satu bentuk peningkatan literasi digital. Billy mengatakan bahwa masih banyak anak-anak yang belum mengenal gawai dan sebagian menggunakan hanya sebatas untuk bermain game saja.
Hadirnya programsmart centerini diharapkan dapat membantu anak-anak di daerah tertinggal mengenal dan memahami teknologi smartphone, yang apabila digunakan dengan bijak dapat menjadi keuntungan untuk individu tersebut, misalnya sebagai media pembelajaran.
“Intinya,di program ini kami ingin mengenalkan bahwa teknologi smartphone ini bisa membantu dan menunjang pembelajaran anak-anak bila digunakan dengan tepat,” kata Billy.
Tenaga pengajar Komunitas 1.000 Guru Jambi berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda, tidak hanya guru tetapi banyak kalangan dari profesi lain misalnya pengusaha, dokter, influencer dan lainnya yang berperan sesuai profesinya masing-masing.
(bal)