Fisikawan AS Prediksi Kiamat Terjadi 13 November 2026, Bagaimana Menurut Islam?
Miftah yusufpati
Selasa, 14 Januari 2025 - 04:45 WIB
Prediksinya, tanggal yang paling mungkin yakni Jumat, 13 November 2026. Foto: Ist
LANGITT.ID--Kiamat sudah di ambang pintu. Fisikawan Universitas Illinois Amerika Serikat, Heinz von Foerster, memprediksi hari akhir itu akan terjadi pada 2026.
Ia menghitung dengan matematika yang rumit apa yang akan terjadi jika spesies manusia menghindari bencana berskala besar, mendirikan masyarakat dunia yang kooperatif, dan mengembangkan metode teknis yang menghasilkan pasokan makanan tak terbatas. Menurutnya, puncak kiamat akan datang pada tanggal yang dapat dihitung.
"Untuk alasan yang jelas akan disebut 'kiamat,' karena pada tanggal itulah N (jumlah 'elemen,' atau orang) menjadi tak terbatas, dan populasi yang cerdas memusnahkan dirinya sendiri," ujar Foerster.
Persamaannya mengatakan kiamat akan datang dengan sangat cepat. Prediksinya, tanggal yang paling mungkin yakni Jumat, 13 November 2026.
Foerster menggunakan persamaan untuk mengilustrasikan perhatian bahwa populasi apa pun yang bertambah dengan kecepatan yang semakin cepat sedang menuju masalah besar. Bahkan teknologi pangan terbaik, katanya, tidak dapat melaju cepat di depan kurva yang semakin curam.
Baca juga: Benarkan Menjelang Kiamat Seluruh Ahli Kitab Beriman Kepada Nabi Isa?
Ia percaya tidak perlu menunggu hingga mekanisme eksternal memengaruhi aktivitas manusia. Ia menyoroti lingkungan manusia semakin tidak dipengaruhi oleh 'kekuatan alam' dan semakin dipengaruhi oleh kekuatan sosial yang ditentukan manusia.
Ia menghitung dengan matematika yang rumit apa yang akan terjadi jika spesies manusia menghindari bencana berskala besar, mendirikan masyarakat dunia yang kooperatif, dan mengembangkan metode teknis yang menghasilkan pasokan makanan tak terbatas. Menurutnya, puncak kiamat akan datang pada tanggal yang dapat dihitung.
"Untuk alasan yang jelas akan disebut 'kiamat,' karena pada tanggal itulah N (jumlah 'elemen,' atau orang) menjadi tak terbatas, dan populasi yang cerdas memusnahkan dirinya sendiri," ujar Foerster.
Persamaannya mengatakan kiamat akan datang dengan sangat cepat. Prediksinya, tanggal yang paling mungkin yakni Jumat, 13 November 2026.
Foerster menggunakan persamaan untuk mengilustrasikan perhatian bahwa populasi apa pun yang bertambah dengan kecepatan yang semakin cepat sedang menuju masalah besar. Bahkan teknologi pangan terbaik, katanya, tidak dapat melaju cepat di depan kurva yang semakin curam.
Baca juga: Benarkan Menjelang Kiamat Seluruh Ahli Kitab Beriman Kepada Nabi Isa?
Ia percaya tidak perlu menunggu hingga mekanisme eksternal memengaruhi aktivitas manusia. Ia menyoroti lingkungan manusia semakin tidak dipengaruhi oleh 'kekuatan alam' dan semakin dipengaruhi oleh kekuatan sosial yang ditentukan manusia.