home masjid

Kisah Raihanah binti Zaid: Perempuan Yahudi yang Sempat Menolak Lamaran Rasulullah SAW

Rabu, 15 Januari 2025 - 16:36 WIB
Bersama Nabi, ia merasa nyaman dengan petunjuk dan hidayah. Namun, kehidupannya di rumah nabawi tidak begitu lama. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-- Raihanah binti Zaid bin Amr bin Khunafah radhiallahu ‘anha. Beliau adalah Yahudi dari Bani Nadhir. Pendapat lain menyebut beliau berasal dari Bani Quraizhah. Dan pendapat yang kedua itu yang paling banyak.

Dalam buku "150 Perempuan Shalihah" karya Abu Malik Muhammad bin Hamid dikisahkan, Raihanah adalah seorang perempuan Yahudi yang pernah menolak lamaran dan ajakan Rasulullah SAW untuk memeluk Islam.

Awalnya, Raihanah adalah istri dari seorang laki-laki Bani Quraizhah yang dikenal dengan al-Hakam. Suaminya sangat mencintainya. Memuliakan dan berbuat baik padanya.

Raihanah pun seorang wanita cantik yang memiliki kedudukan terhormat di tengah kaumnya. Ia cerdas dan pandai menganalisa permasalahan.

Saat orang-orang Yahudi Bani Quraizhah mengkhinati perjanjian antara mereka dengan kaum muslimin, Rasulullah dan para sahabat menyerang mereka.

Baca juga: Kisah Mariyah Al-Qibthiyah: Istri Nabi yang Pada Awalnya Beragama Nasrani

Mereka berhasil dikalahkan sehingga kaum wanita mereka menjadi tawanan. Raihanah menjadi tawanan Rasulullah. Mulanya Raihanah menolak memeluk Islam. Ia masih fanatik dengan agama Yahudi. Keadaan ini membuat Rasulullah tidak nyaman.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya