Mengonsumsi Teh Hijau Bagus untuk Melindungi Kesehatan Otak
Fajar adhitya
Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:22 WIB
Teh Hijau (Foto: Freepik.com)
LANGIT7.ID-Jakarta; Minum teh hijau setiap hari tidak hanya mampu meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan, tetapi juga melindungi kesehatan otak.
Melansir dari Medical Daily, Kamis (16/1), teh hijau dan kopi diketahui memiliki manfaat bagi otak karena kandungan neuroprotektifnya.
Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan manfaat kognitifnya, tetapi dalam penelitian skala besar baru-baru ini yang dilakukan di Jepang, para peneliti meneliti bagaimana konsumsi minuman populer ini di kalangan orang dewasa yang lebih tua secara langsung memengaruhi perubahan struktural otak.
Minum tiga gelas atau lebih teh hijau setiap hari dapat membantu melindungi kesehatan otak. Namun, konsumsi kopi tidak menunjukkan efek yang signifikan.
Analisis menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau yang lebih tinggi secara signifikan terkait dengan volume lesi materi putih (WML) yang lebih rendah. Namun, tidak ada hubungan yang signifikan dengan pengukuran lain termasuk volume hipokampus dan volume otak total.
"Sebagai kesimpulan, penelitian ini mengungkap bahwa peningkatan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan berkurangnya lesi materi putih otak. Mengingat bahwa lesi materi putih otak terkait erat dengan demensia vaskular dan AD (penyakit Alzheimer), temuan kami menunjukkan bahwa minum teh hijau, terutama tiga gelas atau lebih per hari, dapat membantu mencegah demensia," tulis peneliti dalam jurnalnya.(*)
Melansir dari Medical Daily, Kamis (16/1), teh hijau dan kopi diketahui memiliki manfaat bagi otak karena kandungan neuroprotektifnya.
Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan manfaat kognitifnya, tetapi dalam penelitian skala besar baru-baru ini yang dilakukan di Jepang, para peneliti meneliti bagaimana konsumsi minuman populer ini di kalangan orang dewasa yang lebih tua secara langsung memengaruhi perubahan struktural otak.
Minum tiga gelas atau lebih teh hijau setiap hari dapat membantu melindungi kesehatan otak. Namun, konsumsi kopi tidak menunjukkan efek yang signifikan.
Analisis menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau yang lebih tinggi secara signifikan terkait dengan volume lesi materi putih (WML) yang lebih rendah. Namun, tidak ada hubungan yang signifikan dengan pengukuran lain termasuk volume hipokampus dan volume otak total.
"Sebagai kesimpulan, penelitian ini mengungkap bahwa peningkatan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan berkurangnya lesi materi putih otak. Mengingat bahwa lesi materi putih otak terkait erat dengan demensia vaskular dan AD (penyakit Alzheimer), temuan kami menunjukkan bahwa minum teh hijau, terutama tiga gelas atau lebih per hari, dapat membantu mencegah demensia," tulis peneliti dalam jurnalnya.(*)
(lam)