home masjid

Kisah Mengharukan Azan Terakhir Bilal bin Rabah atas Permintaan Hasan dan Husain

Ahad, 26 Januari 2025 - 05:15 WIB
Ada 2 versi tentang kizah aza terakhir Bilal bin Raba. Ilustrasi: AI
LANGIT7.ID--Bilal bin Rabah meninggalkan Madinah dan menghabiskan sisa hidupnya di Suriah. Ia tak lagi mengumandangkan azan, sampai suatu ketika Khalifah Umar bin Khattab berkunjung ke Suriah.

Pada kesempatan tersebut orang-orang meminta khalifah agar meminta Bilal Azan untuk satu salat saja.

Banyak pihak menyebut itu adalah Azan terakhir Bilal bin Rabah. Namun ada versi lainnya yang menceritakan Azan paripurna Bilal itu yang lebih mengharukan.

Kisahnya begini: Pada suatu malam yang istimewa di Suriah, Bilal sedang tertidur lelap. Malam itu, dia bermimpi didatangi Rasulullah SAW. Dan satu pertanyaan tertuju padanya, “Wahai Bilal, mengapa engkau tak pernah mengunjungiku?”

Sontak, Bilal terperanjat. Jantungnya berdebar. Dia terbangun, lalu dengan sigap ia bersiap-siap untuk menempuh perjalanan ke Madinah.

Sesampainya di sana, dia berziarah di makam Nabi Muhammad SAW. Di Kota Madinah yang penuh kenangan bersama Rasulullah SAW, Bilal menangis tersedu menumpahkan rasa rindu.

Rindu kepada Sang Nabi SAW yang telah menunjuknya menjadi muazin. Saat air mata membasahi pipinya, tiba-tiba datanglah dua orang pemuda berjalan mendekat. Mereka adalah cucu Rasulullah SAW, Hasan dan Husain.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya