Lima Janji Allah Bagi Mereka yang Menjaga Shalat
Tim langit 7
Sabtu, 01 Februari 2025 - 16:53 WIB
ilustrasi
Orang yang menjaga shalat akan Allah berikan lima keutamaan. Materi ini disampaikan Ustaz Adi Hidayat (UAH) saat menjadi penceramah pengajian bersama di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
UAH menjelaskan konsep takwa dan kufur, dua instrumen yang selalu ada dalam diri manusia. Takwa mencerminkan nilai-nilai kebaikan, sementara kufur melambangkan keburukan.
“Dalam diri manusia terdapat tiga unsur utama, yaitu fisik, akal, dan rohani. Ketiga unsur ini harus dioptimalkan, difungsikan, dan dirawat dengan asupan yang positif. Jika keburukan atau fujur lebih dominan dalam diri seseorang, maka ia akan dikuasai oleh nafsu yang berkonotasi negatif,” jelas UAH.
Shalat sebagai Instrumen Takwa yang Istimewa Konsep takwa dan kufur ini menjadi pembuka untuk memahami salat sebagai ibadah yang istimewa dalam membentuk karakter yang unggul.
“Shalat memiliki keistimewaan dan punya aturan tersendiri. Jika ditunaikan dengan benar, maka keistimewaan itu akan kita rasakan. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memperkenalkan salat dengan menonjolkan keutamaannya,” jelas UAH.
Baca juga:Bulan Sya'ban dan 3 Peristiwa Penting bagi Umat Islam
“Shalat adalah satu-satunya ibadah dalam instrumen takwa yang penerimaannya dari Nabi harus diterima dengan cara yang tidak biasa, dan karena berpengaruhnya salat pada kehidupan bahkan menentukan kualitas kesuksesan dan kebahagiaan seseorang, Maka perintahnya harus dimulai dengan petualangan dari bumi sampai menembus langit untuk menunjukan nilai keagungan di dalamnya,” imbuh UAH.
UAH menjelaskan konsep takwa dan kufur, dua instrumen yang selalu ada dalam diri manusia. Takwa mencerminkan nilai-nilai kebaikan, sementara kufur melambangkan keburukan.
“Dalam diri manusia terdapat tiga unsur utama, yaitu fisik, akal, dan rohani. Ketiga unsur ini harus dioptimalkan, difungsikan, dan dirawat dengan asupan yang positif. Jika keburukan atau fujur lebih dominan dalam diri seseorang, maka ia akan dikuasai oleh nafsu yang berkonotasi negatif,” jelas UAH.
Shalat sebagai Instrumen Takwa yang Istimewa Konsep takwa dan kufur ini menjadi pembuka untuk memahami salat sebagai ibadah yang istimewa dalam membentuk karakter yang unggul.
“Shalat memiliki keistimewaan dan punya aturan tersendiri. Jika ditunaikan dengan benar, maka keistimewaan itu akan kita rasakan. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT memperkenalkan salat dengan menonjolkan keutamaannya,” jelas UAH.
Baca juga:Bulan Sya'ban dan 3 Peristiwa Penting bagi Umat Islam
“Shalat adalah satu-satunya ibadah dalam instrumen takwa yang penerimaannya dari Nabi harus diterima dengan cara yang tidak biasa, dan karena berpengaruhnya salat pada kehidupan bahkan menentukan kualitas kesuksesan dan kebahagiaan seseorang, Maka perintahnya harus dimulai dengan petualangan dari bumi sampai menembus langit untuk menunjukan nilai keagungan di dalamnya,” imbuh UAH.