Kisah Ratu Balgis Tunduk kepada Nabi Sulaiman
Miftah yusufpati
Senin, 03 Februari 2025 - 04:45 WIB
Nabi Sulaiman pada akhirnya menikah dengan Balqis dan dari perkawinannya itu lahirlah seorang putra. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Setelah Nabi Sulaiman membangun Baitulmaqdis dan melakukan ibadah haji sesuai dengan nazarnya pergilah ia meneruskan perjalannya ke Yaman.
Setibanya di San’a - ibu kota Yaman, ia memanggil burung hud-hu, sejenis burung pelatuk, untuk disuruh mencari sumber air di tempat yang kering tandus itu.
Ternyata burung hud-hud yang dipanggilnya itu tidak berada di antara kawasan burung yang selalu berada di tempat untuk melakukan tugas dan perintah Nabi Sulaiman.
Nabi Sulaiman marah dan mengancam akan mengajar burung Hud-hud yang tidak hadir itu bila ia datang tanpa alasan dan uzur yang nyata.
Berkata burung Hud-hud yang hinggap di depan Nabi Sulaiman sambil menundukkan kepala ketakutan.
“Aku telah melakukan penerbangan pengintaian dan menemukan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh paduka Tuan. Aku telah menemukan sebuah kerajaan yang besar dan mewah di negeri Saba yang dikuasai dan diperintah oleh seorang ratu.
Aku melihat seorang ratu itu duduk di atas sebuah tahta yang megah bertaburkan permata yang berkilauan.
Setibanya di San’a - ibu kota Yaman, ia memanggil burung hud-hu, sejenis burung pelatuk, untuk disuruh mencari sumber air di tempat yang kering tandus itu.
Ternyata burung hud-hud yang dipanggilnya itu tidak berada di antara kawasan burung yang selalu berada di tempat untuk melakukan tugas dan perintah Nabi Sulaiman.
Nabi Sulaiman marah dan mengancam akan mengajar burung Hud-hud yang tidak hadir itu bila ia datang tanpa alasan dan uzur yang nyata.
Berkata burung Hud-hud yang hinggap di depan Nabi Sulaiman sambil menundukkan kepala ketakutan.
“Aku telah melakukan penerbangan pengintaian dan menemukan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh paduka Tuan. Aku telah menemukan sebuah kerajaan yang besar dan mewah di negeri Saba yang dikuasai dan diperintah oleh seorang ratu.
Aku melihat seorang ratu itu duduk di atas sebuah tahta yang megah bertaburkan permata yang berkilauan.