Menlu Retno Sebut Kasus Covid-19 di Indonesia Semakin Membaik
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 22 September 2021 - 13:48 WIB
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. (Foto: Kementerian Luar Negeri)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, mengatakan bahwa situasi Covid-19 di Indonesia sudah sangat melandai dan membaik. Hal tersebut diungkapkannya saat bertemu dengan Menlu Inggris, Liz Truss di New York, Amerika Serikat.
Dalam pertemuan itu, Menlu Retno dan Liz membahas kerja sama selama pandemi. Menlu Retno merujuk pada data perbandingan kasus Covid-19 bulan Juli dan September, dimana terjadi tren penurunan kasus.
"Saya berikan semua data perbandingan, misalnya kasus Covid-19 di Indonesia pada bulan Juli dengan situasi Covid-19 di Indonesia pada bulan September yang menunjukkan penurunan yang sangat signifikan," kata Menlu Retno dalam keterangan resminya, Rabu (22/9).
Baca juga:Di Pertemuan IAEA, Menlu Serukan Penggunaan Nuklir untuk Tujuan Damai
Menlu Retno berharap data-data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat digunakan oleh otoritas Inggris sebagai masukan untuk melakukan review terhadap red green list mereka. Menlu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan vaksin yang diberikan oleh Inggris kepada Indonesia.
Selain berbicara tentang kondisi terkini tentang perkembangan Covid-19, Menlu Retno dan Liz juga membahas isu Myanmar dan Afghanistan. Rencananya, Menlu Liz akan berkunjung ke Indonesia akhir tahun ini.
"Menlu Liz berencana ke Indonesia untuk menindaklanjuti semua pembicaraan yang kita lakukan, dan juga membahas kerja sama yang lebih strategis antara kedua negara," ujar Menlu Retno.
Dalam pertemuan itu, Menlu Retno dan Liz membahas kerja sama selama pandemi. Menlu Retno merujuk pada data perbandingan kasus Covid-19 bulan Juli dan September, dimana terjadi tren penurunan kasus.
"Saya berikan semua data perbandingan, misalnya kasus Covid-19 di Indonesia pada bulan Juli dengan situasi Covid-19 di Indonesia pada bulan September yang menunjukkan penurunan yang sangat signifikan," kata Menlu Retno dalam keterangan resminya, Rabu (22/9).
Baca juga:Di Pertemuan IAEA, Menlu Serukan Penggunaan Nuklir untuk Tujuan Damai
Menlu Retno berharap data-data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut dapat digunakan oleh otoritas Inggris sebagai masukan untuk melakukan review terhadap red green list mereka. Menlu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan vaksin yang diberikan oleh Inggris kepada Indonesia.
Selain berbicara tentang kondisi terkini tentang perkembangan Covid-19, Menlu Retno dan Liz juga membahas isu Myanmar dan Afghanistan. Rencananya, Menlu Liz akan berkunjung ke Indonesia akhir tahun ini.
"Menlu Liz berencana ke Indonesia untuk menindaklanjuti semua pembicaraan yang kita lakukan, dan juga membahas kerja sama yang lebih strategis antara kedua negara," ujar Menlu Retno.
(sof)