home masjid

Penuturan Navis B. Jolly Mengapa Memilih Islam: Pada Mulanya Anggap Poligami sebagai Kelemahan

Rabu, 05 Februari 2025 - 04:45 WIB
Saya buktikan bahwa hal itu bukan sekadar tindakan emosional, tapi hasil pemikiran yang lama. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Navis B. Jolly adalahwarga Inggris yang memutuskan memilih Islam dan meninggalkan agama lamanya, Kristen. Berikut ini penuturannya, sebagaimana dinukil dari buku Rabithah Alam Islamy Makkah yang diterjemahkan Bachtiar Affandie berjudul "Mengapa Kami Memilih Islam" (PT Alma'arif, Bandung, 1981):

Saya lahir dalam lingkungan masyarakat Kristen, dan saya dibaptis dalam Gereja Inggris serta mengikuti sekolah Gereja, di mana sewaktu saya masih berumur belasan tahun telah membaca kisah Yesus Kristus, seperti yang terdapat dalam Injil-injil.

Hal itu menumbuhkan pengaruh emosional yang mendalam pada jiwa saya, seperti juga saya merasakan hal yang sama pada waktu setiap kali saya datang ke Gereja, melihat altar yang tinggi yang dipenuhi dengan lilin menyala, kemenyan dan para pendeta dengan selendang-selendang adatnya, dan saya mendengar nyanyian misterious di waktu sembahyang.

Saya yakin bahwa pada tahun-tahun yang hanya sebentar itu, saya adalah seorang Kristen yang bersemangat. Kemudian berbareng dengan kemajuan saya dalam belajar dan hubungan saya yang tetap dengan Injil serta segala sesuatu yang bersangkutan dengan kekristenan, terbentanglah luas di hadapan saya kesempatan berpikir mengenai apa yang saya baca dan saya saksikan, mengenai apa yang saya lakukan dan saya percayai.

Segeralah saya mulai merasa tidak puas mengenai beberapa hal. Pada waktu itu juga saya meninggalkan sekolah gereja dan saya menjadi seorang atheis tulen, tidak mau percaya kepada agama.

Baca juga: Mahalini Khusyuk Baca Talbiyah di Umrah Perdana Usai Jadi Mualaf

Tapi kemudian saya mulai lagi mempelajari agama-agama lain yang penting-penting di dunia. Saya mulai mempelajari agama Buddha. Saya pelajari dengan sungguh-sungguh itu jalan yang delapan, dan ternyata memang tujuannya baik, tapi kurang memberi petunjuk dan kurang terperinci.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya