Labuan Bajo Siap Terapkan Protokol Kesehatan untuk Tarik Wisatawan
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 22 September 2021 - 19:05 WIB
Labuan Bajo. (foto: antara)
Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) siap menerapkan fasilitas dan akomodasi yang sudah tersertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainibility (CHSE).
Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina dalam keteranngannya menyampaikan Labuan Bajo memiliki 11 hotel bintang 3 hingga bintang 5 dengan total kapasitas kamar sebanyak 848 kamar. Jumlah ini ditargetkan bertambah hingga 1.500 kamar pada 2022 mendatang.
"Penerapan CHSE mutlak dibutuhkan untuk mendukung persiapan pembukaan tempat wisata dan menerima tamu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 tahun 2022 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9).
Tidak hanya hotel dan akomodasi, Labuan Bajo juga memiliki 261 tour operator/ agen wisata dari 5 asosiasi kapal yang secara legal terdaftar juga diintegrasikan dalam satu sistem registrasi online.
BPOLBF juga akan terus gencar melakukan penerapan CHSE di lingkungan perkantoran, instansi pemerintahan, serta industri pariwisata yang utamanya akan melayani tamu.
Baca juga:Sandiaga Targetkan 4.000 Pelaku Parekraf di DSP Labuan Bajo Dapat Vaksinasi
Shana mengatakan, koordinasi dilakukan untuk menjamin keamanan wisatawan dengan terus mendatangkan vaksin ke Labuan Bajo dan menargetkan 100 persen vaksinasi bagi warga Manggarai Barat.
Direktur Utama BPOLBF Shana Fatina dalam keteranngannya menyampaikan Labuan Bajo memiliki 11 hotel bintang 3 hingga bintang 5 dengan total kapasitas kamar sebanyak 848 kamar. Jumlah ini ditargetkan bertambah hingga 1.500 kamar pada 2022 mendatang.
"Penerapan CHSE mutlak dibutuhkan untuk mendukung persiapan pembukaan tempat wisata dan menerima tamu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 tahun 2022 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9).
Tidak hanya hotel dan akomodasi, Labuan Bajo juga memiliki 261 tour operator/ agen wisata dari 5 asosiasi kapal yang secara legal terdaftar juga diintegrasikan dalam satu sistem registrasi online.
BPOLBF juga akan terus gencar melakukan penerapan CHSE di lingkungan perkantoran, instansi pemerintahan, serta industri pariwisata yang utamanya akan melayani tamu.
Baca juga:Sandiaga Targetkan 4.000 Pelaku Parekraf di DSP Labuan Bajo Dapat Vaksinasi
Shana mengatakan, koordinasi dilakukan untuk menjamin keamanan wisatawan dengan terus mendatangkan vaksin ke Labuan Bajo dan menargetkan 100 persen vaksinasi bagi warga Manggarai Barat.