Jihad Pendidikan, Kemenag akan Bangun Pesantren Percontohan Berstandar Dunia
Tim langit 7
Jum'at, 14 Februari 2025 - 04:05 WIB
Menag Nasaruddin bersama jajaran dari Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia.Foto/dok Kemenag
Pendidikan agama harus mengalami transformasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) berencana membangun pesantren percontohan.
Pesantren tersebut bakal dibangun di atas lahan seluas 10 hektar. Lembaga pendidikan ini akan mengadopsi konsep pesantren modern dengan standar internasional.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan itu saat menerima kunjungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia di kantor pusat Kementerian Agama.
Pertemuan ini membahas rencana pengembangan sekolah unggulan di Indonesia, termasuk integrasi sistem pendidikan berbasis keislaman dengan kurikulum internasional.
Baca juga:Efisiensi Anggaran, Komisi X Minta Presiden Tak Pangkas Beasiswa Pendidikan
Selain itu juga dibahas mengenai tantangan dan peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama bagi santri dan siswa berbakat di pesantren.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pesantren juga bisa berstandar dunia. Ini adalah bagian dari jihad pendidikan yang harus kita perjuangkan bersama," kata Menag, Kamis (13/2/2024).
Pesantren tersebut bakal dibangun di atas lahan seluas 10 hektar. Lembaga pendidikan ini akan mengadopsi konsep pesantren modern dengan standar internasional.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan itu saat menerima kunjungan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia di kantor pusat Kementerian Agama.
Pertemuan ini membahas rencana pengembangan sekolah unggulan di Indonesia, termasuk integrasi sistem pendidikan berbasis keislaman dengan kurikulum internasional.
Baca juga:Efisiensi Anggaran, Komisi X Minta Presiden Tak Pangkas Beasiswa Pendidikan
Selain itu juga dibahas mengenai tantangan dan peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama bagi santri dan siswa berbakat di pesantren.
"Kami ingin menunjukkan bahwa pesantren juga bisa berstandar dunia. Ini adalah bagian dari jihad pendidikan yang harus kita perjuangkan bersama," kata Menag, Kamis (13/2/2024).