Honda 0 Series Bakal Dirakit di Indonesia? Ini Bocorannya
Tim langit 7
Selasa, 18 Februari 2025 - 14:36 WIB
Honda 0 Series Bakal Dirakit di Indonesia? Ini Bocorannya
LANGIT7.ID-Jakarta;Honda berpeluang menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi kendaraan listrik premium globalnya. Hal ini terungkap setelah PT Honda Prospect Motor (HPM) mengungkapkan rencana untuk merakit lini 0 Series secara lokal di masa mendatang.
Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, Yusak Billy, dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk membawa sekaligus merakit lini 0 Series di Indonesia. Potensi perakitan lokal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri otomotif tanah air, mengingat 0 Series merupakan flagship EV global Honda yang baru diluncurkan di Consumer Electronics Show (CES) 2025, Las Vegas.
Meski demikian, realisasi perakitan lokal 0 Series masih bergantung pada beberapa faktor krusial. "Saat ini kami mempertimbangkan untuk bawa dan rakit lini 0 Series ke Indonesia di masa depan," ungkap Billy. Ia menekankan bahwa kesiapan, kebutuhan, dan keinginan konsumen Indonesia akan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut.
Jika terealisasi, Indonesia berpeluang memproduksi dua model unggulan 0 Series, yakni 0 Saloon dan 0 SUV. Kedua model ini mengusung pendekatan pengembangan "Thin, Light, and Wise" serta akan dipasarkan secara global mulai 2026 di Amerika Utara, Jepang, dan Eropa.
Rencana perakitan lokal ini menjadi langkah strategis Honda dalam memperluas jajaran kendaraan elektrifikasinya di Indonesia. Sebelumnya, pabrikan asal Jepang ini telah meluncurkan beberapa model elektrifikasi seperti Accord e:HEV, CR-V e:HEV, dan yang terbaru e:N1.
Model 0 Saloon sendiri diposisikan sebagai flagship model Honda pada jajaran EV yang akan menampilkan sejumlah teknologi generasi mendatang. Model ini dijadwalkan akan diperkenalkan terlebih dahulu di pasar Amerika Utara pada tahun 2026, sebelum memasuki pasar lainnya termasuk Jepang dan Eropa.
Sementara itu, 0 SUV hadir dengan basis konsep Space-Hub yang sebelumnya telah diluncurkan pada CES 2024. Model ini diklaim akan menawarkan nilai baru pada segmen EV dengan menghadirkan ruang dan dimensi yang lebih lega bagi penggunanya.
Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, Yusak Billy, dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk membawa sekaligus merakit lini 0 Series di Indonesia. Potensi perakitan lokal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri otomotif tanah air, mengingat 0 Series merupakan flagship EV global Honda yang baru diluncurkan di Consumer Electronics Show (CES) 2025, Las Vegas.
Meski demikian, realisasi perakitan lokal 0 Series masih bergantung pada beberapa faktor krusial. "Saat ini kami mempertimbangkan untuk bawa dan rakit lini 0 Series ke Indonesia di masa depan," ungkap Billy. Ia menekankan bahwa kesiapan, kebutuhan, dan keinginan konsumen Indonesia akan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan tersebut.
Jika terealisasi, Indonesia berpeluang memproduksi dua model unggulan 0 Series, yakni 0 Saloon dan 0 SUV. Kedua model ini mengusung pendekatan pengembangan "Thin, Light, and Wise" serta akan dipasarkan secara global mulai 2026 di Amerika Utara, Jepang, dan Eropa.
Rencana perakitan lokal ini menjadi langkah strategis Honda dalam memperluas jajaran kendaraan elektrifikasinya di Indonesia. Sebelumnya, pabrikan asal Jepang ini telah meluncurkan beberapa model elektrifikasi seperti Accord e:HEV, CR-V e:HEV, dan yang terbaru e:N1.
Model 0 Saloon sendiri diposisikan sebagai flagship model Honda pada jajaran EV yang akan menampilkan sejumlah teknologi generasi mendatang. Model ini dijadwalkan akan diperkenalkan terlebih dahulu di pasar Amerika Utara pada tahun 2026, sebelum memasuki pasar lainnya termasuk Jepang dan Eropa.
Sementara itu, 0 SUV hadir dengan basis konsep Space-Hub yang sebelumnya telah diluncurkan pada CES 2024. Model ini diklaim akan menawarkan nilai baru pada segmen EV dengan menghadirkan ruang dan dimensi yang lebih lega bagi penggunanya.